BIDIK NEWS | JEMBER – Peredaran abu-Sabu dan obat terlarang di wilayah kerja Mapolres Jember terus mendapat perhatian serius dari Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo yang terus mengibarkan bendera perang terhadap narkoba.
Keseriusan tersebut terlihat saat gelar pengungkapan kasus narkona dan obat berbahaya, Senin (22/10/2018 ) dihalaman Mapolres Jember.
,” Hari ini kita ungkap kasus narkoba hasil tangkapan seminggu terakhir,dimana ada 11 kasus dengan 13 tersangka”,dimana barang bukti yang dapat kami amankan Sabu 3,5 gram dan 2060 butir obat berbahaya ,” ujar Kapolres.
Sementara terkait 11 kasus yang terungkap , teridiri dari 4 kasus dari Polres ,sedangkan sisanya dari Polsek berupa obat berbahya.
Sementara pangsa pasar dari peredaran barang haram ini menyasar pemuda baik mahasiswa maupun yang sudah bekerja sampai dengan kisaran umur 50 tahun.
Oleh karna itu kita terus mengibarkan bendera perang terhadap narkoba, secara preventif kita sudah lakukan dan secara represiv pun terus kita tingkatkan melalui sosialisasi tentang bahanya Narkoba serta razia secara berkala yang terus kita lakukan.
Perang terhadap narkoba ini bukan hanya gertak sambal belaka,buktinya begitu banyak pengedar barang haram tersebut harus mendekam di Penjara,dan ini bukti seriusnya Polres Jember terhadap penanganan Narkoba dan obat terlarang di Wilayah kerjanya. (Monas)









