• Beranda
  • CARRIER
  • DISCLAIMER
  • Dukungan
  • Home 1
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Home 6
  • Kantor Bidik
  • kantor Depan bidik
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tarif Iklan Cetak
  • Tarif Iklan Online
  • TENTANG KAMI
  • Terms of Service
Bidik.news
Baner Iklan
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
No Result
View All Result
Bidik.news
No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
Home POLITIK

Soroti Lonjakan Kasus Campak di Tulungagung, Puguh Pamungkas : Dorong Imunisasi Masif

Rofik hardian by Rofik hardian
2 months ago
in POLITIK
Reading Time: 2 mins read
0
Anggota Komisi E DPRD Jatim Puguh Wiji Pamungkas

Anggota Komisi E DPRD Jatim Puguh Wiji Pamungkas

0
SHARES
18
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA l bidik.news – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas, menyoroti meningkatnya kasus suspek Campak di sejumlah daerah di Jawa Timur, termasuk di Tulungagung.

Berdasarkan data Januari–Februari 2026, tercatat 38 kasus suspek campak di wilayah tersebut, dengan satu pasien telah terkonfirmasi positif.

Puguh menilai tren kenaikan kasus ini menjadi sinyal serius yang harus segera mendapat perhatian pemerintah, khususnya Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.

“Kalau kita lihat, bukan hanya di Tulungagung, di beberapa daerah juga sempat terjadi kejadian luar biasa (KLB). Ini harus menjadi atensi serius bagi Pemprov Jawa Timur, khususnya Dinas Kesehatan, agar kasus seperti ini tidak semakin banyak muncul di berbagai daerah,” kata Puguh, Kamis (12/3/2026).

Menurutnya, data dari dinas kesehatan menunjukkan adanya peningkatan kasus dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi tersebut menegaskan bahwa potensi penyebaran campak di Jawa Timur masih perlu diwaspadai.

Puguh mendorong agar langkah awal yang dilakukan adalah memperkuat koordinasi antara Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur dengan dinas kesehatan di seluruh kabupaten dan kota. Selain itu, perlu dilakukan pemetaan wilayah berdasarkan tingkat risiko penularan.

“Pemetaan ini penting untuk mengetahui daerah dengan potensi penularan tinggi, sedang, maupun rendah. Salah satu indikatornya bisa dilihat dari capaian angka imunisasi di wilayah tersebut,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya percepatan program imunisasi campak-rubella secara masif dengan pendekatan jemput bola. Program tersebut dapat dilakukan melalui berbagai fasilitas kesehatan yang telah tersedia di masyarakat.

“Imunisasi harus dimasifkan melalui sekolah, posyandu, serta fasilitas kesehatan. Infrastruktur kesehatan yang sudah ada harus dimanfaatkan secara maksimal agar cakupan imunisasi meningkat,” jelasnya.

Selain itu, Puguh meminta penguatan pengawasan dan deteksi dini melalui sistem surveilans di fasilitas kesehatan. Rumah sakit, puskesmas hingga fasilitas kesehatan lainnya diminta aktif memantau gejala awal seperti demam, ruam, batuk pilek hingga mata merah.

Menurutnya, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur perlu mengeluarkan surat edaran agar seluruh fasilitas kesehatan melakukan pemantauan secara sistematis.

“Dengan adanya surveilans yang aktif, Dinas Kesehatan Provinsi bisa memiliki database yang kuat sehingga dapat melakukan respons cepat ketika ditemukan kasus,” katanya.

Puguh juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat mengenai imunisasi, terutama kepada para orang tua agar tidak menunda pemberian vaksin kepada anak.

“Di tingkat desa sudah ada kader kesehatan, puskesmas pembantu hingga puskesmas. Semua itu bisa dilibatkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya imunisasi,” ujarnya.

Menjelang arus mudik Lebaran, ia mengingatkan mobilitas masyarakat yang meningkat berpotensi mempercepat penularan penyakit menular, termasuk campak.

“Momentum mudik ini harus menjadi perhatian bersama karena mobilitas dan interaksi masyarakat sangat tinggi. Ini berpotensi meningkatkan penularan penyakit, termasuk campak,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Aris Setiawan, menyebutkan jumlah suspek campak pada awal 2026 meningkat cukup signifikan.

Berdasarkan data Januari–Februari 2026 terdapat 38 kasus suspek campak. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang hanya tercatat 12 kasus.

“Awal tahun 2025 lalu ada 12 kasus suspek campak. Kemudian awal tahun 2026 naik menjadi 38 suspek campak,” pungkasnya. ( Rofik )

Related Posts:

  • IMG-20250722-WA0155
    Penerima Antusias Terima Bantuan KIP Putri Jawara,…
  • IMG-20260409-WA0093
    Ketua KESIRA Jatim Soroti Satu Juta Kasus Penyakit TBC
  • IMG-20251022-WA0098
    HSN 2025, Puguh Pamungkas : Dorong Pemprov…
  • IMG-20250919-WA0100
    Puguh Pamungkas Anggota DPRD Jatim, Apresiasi…
  • IMG-20260414-WA0073
    Pimpinan DPRD Jatim Sri Wahyuni Minta Pemerintah…
  • IMG-20251213-WA0001
    Fraksi PDI-P DPRD Jatim Soroti Kasus HIV pada Anak,…
Previous Post

Gedung Dewan Jatim di Serbu Masyarakat, Ternyata Sebar Takjil !

Next Post

Pemkab Gresik Apresiasi 30 Penggerak Pariwisata, Wabup Alif Soroti Potensi Bawean

Rofik hardian

Rofik hardian

RelatedPosts

Partai Tak Penuhi Kuota 30 Persen Kena Sanksi, Diana Sasa: Partai Tak Bisa Main-main Lagi
JAWA TIMUR

Anggota Komisi E DPRD Jatim Suli Da’im Sebut Ancaman Kekeringan Di Jawa Timur

by Rofik hardian
26/05/2026
0

SURABAYA l bidik news - Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Suli Da’im, meminta Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Badan...

Read moreDetails
Partai Tak Penuhi Kuota 30 Persen Kena Sanksi, Diana Sasa: Partai Tak Bisa Main-main Lagi

Partai Tak Penuhi Kuota 30 Persen Kena Sanksi, Diana Sasa: Partai Tak Bisa Main-main Lagi

26/05/2026
Wujudkan Jawa Timur Ramah Disabilitas, Ketua Komisi E Sri Untari : Tekankan Pendekatan Human Rights Dalam Raperda Terbaru

Wujudkan Jawa Timur Ramah Disabilitas, Ketua Komisi E Sri Untari : Tekankan Pendekatan Human Rights Dalam Raperda Terbaru

25/05/2026

Resmi Terpilih, Kades Baru Desa Kalipecabean Safarid Prioritaskan Penanganan Banjir dan Reformasi Pelayanan Masyarakat Serta Fasilitas PJU

24/05/2026

Resmi Terpilih, Kades Baru Desa Kalipecabean Safarid Prioritaskan Penanganan Banjir dan Reformasi Pelayanan Masyarakat Serta Fasilitas PJU

24/05/2026

Penempatan Harus Sesuai Proporsi, Komisi E Tegaskan Nasib Guru Honorer Terjamin Dana BOS dan BPOPP

24/05/2026
Next Post
Pemkab Gresik Apresiasi 30 Penggerak Pariwisata, Wabup Alif Soroti Potensi Bawean

Pemkab Gresik Apresiasi 30 Penggerak Pariwisata, Wabup Alif Soroti Potensi Bawean

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bidik.news

Bekerja dengan Mata Hati

Follow Us

Recent News

Partai Tak Penuhi Kuota 30 Persen Kena Sanksi, Diana Sasa: Partai Tak Bisa Main-main Lagi

Anggota Komisi E DPRD Jatim Suli Da’im Sebut Ancaman Kekeringan Di Jawa Timur

26/05/2026
Partai Tak Penuhi Kuota 30 Persen Kena Sanksi, Diana Sasa: Partai Tak Bisa Main-main Lagi

Partai Tak Penuhi Kuota 30 Persen Kena Sanksi, Diana Sasa: Partai Tak Bisa Main-main Lagi

26/05/2026
  • TENTANG KAMI
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privacy
  • DISCLAIMER
  • CARRIER
  • Tarif Iklan Online
  • Tarif Iklan Cetak
  • Dukungan

© 2025 PT Pulitzer Indonesia Media-IT Bidiknews.

No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM

© 2025 PT Pulitzer Indonesia Media-IT Bidiknews.