SURABAYA l bidik.news – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur bidang pendidikan Rasiyo menanggapi rencana Presiden RI Prabowo Subianto yang memerintahkan Menteri Pendidikan dasar dan menengah ( Mendiknasmen ) Abdul Mu’ti segera membentuk tim untuk mempelajari dan mengevaluasi kembali buku-buku ajaran yang saat ini digunakan di sekolah.
Menurut Rasiyo dari fraksi Partai Demokrat DPRD Jatim menegaskan kalau tujuannya baik tentunya harus dilihat terlebih dahulu evaluasi tersebut dalam bentuk pengawasan.
“Kalau mengevaluasi mata pelajarannya tentunya sudah ada kurikulum yang diberlakukan,”ungkap H.Rasiyo pada senen (15/6/2026).
Pria kelahiran Madiun ini mengatakan jika tujuan dari evaluasi tersebut untuk memperdalam materiya tentunya itu bagus.
“Pokoknya janganrangsang ai merubah kurikulum yang berlaku,”terang mantan Kadindik Jatim .
Rasiyo juga menyoroti ada rencana pemerintah untuk memberlakukan bahasa portugis.
“Saya kira cukup bahasa Inggris karena itu bahasa internasional. Tak perlu bahasa negara lain,”jelasnya.
Bahkan, Rasiyo mengusulkan agar lebih memperkuat bahasa Indonesia dan bahasa berbasis kearifan lokal.
“Bahasa jawa misalnya atau bahasa daerah setempat harusnya diperkuat agar siswa lebih menekankan kecintaan pada daerahnya masing-masing,”tandasnya.( Rofik)












