• Beranda
  • CARRIER
  • DISCLAIMER
  • Dukungan
  • Home 1
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Home 6
  • Kantor Bidik
  • kantor Depan bidik
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tarif Iklan Cetak
  • Tarif Iklan Online
  • TENTANG KAMI
  • Terms of Service
Bidik.news
Baner Iklan
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
No Result
View All Result
Bidik.news
No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
Home POLITIK

Ketua DPC PDIP Tuban Ony Setiawan Bedah Pemikiran Bung Karno dan Relevansi Marhaenisme di Era Modern

Rofik hardian by Rofik hardian
1 day ago
in POLITIK
Reading Time: 2 mins read
0
Pengurus DPC PDI-P Kabupaten Tuban

Pengurus DPC PDI-P Kabupaten Tuban

0
SHARES
11
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN l bidik.news – Ideologi Marhaenisme, sejarah Pancasila, hingga warisan internasional Bung Karno seperti Dasasila Bandung, dibahas tintas Ketua DPC PDIP Kabupaten Tuban Ony Setiawan dengan cara yang sederhana namun sistematis.

Hal ini disampaikan Ony saat berbicara mengenai pemikiran Ir. Soekarno (Bung Karno) terhadap situasi politik serta geopolitik modern, dalam Diskusi dan Ngopi Bareng Cak Ony, dalam Rangka Peringatan Bulan Bungkarno “Pemikiran Soekarno dan Relevansinya”, dikantor DPC PDIP Kabupaten Tuban, Selasa (30/06/26).

Dalam diskusi yang berlangsung cukup gayeng tersebut, Ony Setiawan mengingatkan kembali salah satu dokumen politik dan hukum paling monumental dalam sejarah Indonesia, yaitu pidato pembelaan (pledoi) “Indonesia Menggugat”, yang di bacakan Bung Karno pada 2 Desember 1930 di depan pengadilan kolonial Belanda (Landraad) di Bandung.

“Pemikiran radikal Bung Karno tentang anti-kolonialisme dan imperialisme saat itulah yang melahirkan Marhaenisme, dan Pancasila yg di sampaikan bung karno dalam pidato 1 Juni lalu disempurnakan redaksinya hingga menjadi Pancasila seperti sekarang ini,” ujarnya.

“Sehingga bagi kader PDI Perjuangan, maka harus mengenal dan memahami pemikiran-pemikiran soekarno. Itu juga yang mendasari posisi PDI Perjuangan dalam pemerintah saat ini, dimana PDI Perjuangan sebagai partai penyeimbang,” lanjutnya.

​Secara esensial, Marhaenisme kata anggota Fraksi PDIP DPRD Jatim adalah ideologi yang berfokus pada pembelaan terhadap kaum “Marhaen”—yaitu rakyat kecil yang memiliki alat produksi sendiri namun hidupnya tetap melarat akibat sistem kapitalisme yang menindas.

Bung Karno jelas Ony merumuskan Marhaenisme ke dalam tiga pilar utama (Trikala) yakni ​Sosio-Nasionalisme, Nasionalisme yang berwatak sosial, menempatkan kemanusiaan dan keadilan di atas segalanya.

Sosio-Demokrasi, Demokrasi yang tidak hanya menuntut persamaan hak politik (pemilu), tetapi juga persamaan di bidang ekonomi, agar rakyat tidak kelaparan. serta ​Ketuhanan yang Maha Esa yakni aspek spiritual yang membentengi perjuangan agar tetap berada pada koridor kemanusiaan yang beradab.

​”Bagi Bung Karno, Indonesia merdeka bukanlah akhir perjuangan, melainkan sebuah ‘jembatan emas’ untuk mencapai masyarakat yang adil, makmur, dan bebas dari penindasan,” ucap Ony.

​Ony juga menegaskan bahwa Pancasila yang disampaikan Bung Karno pada 1 Juni 1945 merupakan hasil proses “menggali” bumi Indonesia, dengan Marhaenisme sebagai pisau analisisnya.

Pancasila lanjutnya tidak boleh sekadar menjadi hafalan teks formal, melainkan jiwa penuntun untuk menghapus sistem penindasan manusia atas manusia (l’exploitation de l’homme par l’homme).

“Bagi Bung Karno, Pancasila adalah philosophische grondslag (landasan filosofis) dan Weltanschauung (pandangan hidup) yang digali dari nilai-nilai asli bumi Indonesia. Dan
Marhaenisme adalah Pisau Analisa (jiwa penuntun/Ideologi) yang memastikan Pancasila tidak sekadar menjadi hafalan teks formal atau pajangan di dinding kelas,” ucapnya.

Dijelaskan Ony, Marhaenisme mengingatkan kita semua bahwa tujuan akhir dari ber-Pancasila dan bernegara adalah tidak adanya sistem penindasan manusia atas manusia dan terciptanya kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Sehingga diera abad ke 21 ini, Marhaenisme kata Ony justru sangat kontekstual karena wajah kemelaratan telah berubah bentuk.

“​Jika dahulu kolonialisme bersifat fisik, hari ini imperialism menjelma menjadi Neoliberalisme dan Neokolonialisme yang menciptakan ketergantungan ekonomi pada investasi asing yang tidak berpihak pada lokal,” pungkas anggota DPRD Jatim dari Daerah Pemilihan (Dapil) Tuban – Bojonegoro. ( Rofik )

Related Posts:

  • wahyu saat mengulas islam dan pancasila
    DPC GMNI Malang Raya Ulas Relevansi Islam dan Pancasila
  • Gatot Supriadi Anggota DPRD Jatim fraksi PDIP
    Gatot : Jati Diri Bung Karno Diwarisi Megawati dalam…
  • IMG-20220606-WA0133
    Lestarikan Ajaran Bung Karno, Ketua Fraksi PDI-P…
  • IMG-20250628-WA0126
    Soekarno Run di Nganjuk Pungkasi Gebyar Bulan Bung…
  • hut soekarno bwi
    DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Peringati Haul Ke-50…
  • WhatsApp Image 2022-08-17 at 16.09.23
    Peringati HUT RI Ke 77, NasDem Jatim Ziarah ke Makam…
Previous Post

HUT Bhayangkara Ke-80, Komisi A DPRD Jatim Sumardi: Polri Terus Berbenah Sebagai Pengayom Warga

Next Post

Komisi A DPRD Jatim Ingatkan Pemprov Jatim Soal Usulan 2100 Calon ASN

Rofik hardian

Rofik hardian

RelatedPosts

YLBH Fajar Trilaksana Desak BNN Bongkar Aktor Intelektual di Balik Gudang Ganja 3,37 Ton di Gresik
HUKUM KRIMINAL

YLBH Fajar Trilaksana Desak BNN Bongkar Aktor Intelektual di Balik Gudang Ganja 3,37 Ton di Gresik

by M Rohim
02/07/2026
0

GRESIK I bidik.news – Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Fajar Trilaksana menyampaikan keprihatinan mendalam atas terungkapnya gudang penyimpanan narkotika jenis...

Read moreDetails
BNN Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Narkotika di Gresik, Selamatkan 10 Juta Anak Bangsa dan Cegah Kerugian Negara Rp4,8 Triliun

BNN Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Narkotika di Gresik, Selamatkan 10 Juta Anak Bangsa dan Cegah Kerugian Negara Rp4,8 Triliun

02/07/2026
Pemerintah Pisah Jalur Logistik, Komisi D Martin Hamonangan : Cara Upaya Urai Kemacetan di Ketapang-Gilimanuk

Pemerintah Pisah Jalur Logistik, Komisi D Martin Hamonangan : Cara Upaya Urai Kemacetan di Ketapang-Gilimanuk

02/07/2026

Januari-Juni 2026, Produksi Beras Banyuwangi Surplus 174 Ribu Ton

02/07/2026

Fokus Kesejahteraan Rakyat, Komisi B Arbayanto Dorong Peningkatan Jumlah Peternak dan Kesuburan Lahan sebagai Indikator Kinerja Utama ( IKU)

02/07/2026

Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80, Bupati Ipuk Apresiasi Kinerja Polresta Banyuwangi

02/07/2026
Next Post
Komisi A DPRD Jatim Ingatkan Pemprov Jatim Soal Usulan 2100 Calon ASN

Komisi A DPRD Jatim Ingatkan Pemprov Jatim Soal Usulan 2100 Calon ASN

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bidik.news

Bekerja dengan Mata Hati

Follow Us

Recent News

YLBH Fajar Trilaksana Desak BNN Bongkar Aktor Intelektual di Balik Gudang Ganja 3,37 Ton di Gresik

YLBH Fajar Trilaksana Desak BNN Bongkar Aktor Intelektual di Balik Gudang Ganja 3,37 Ton di Gresik

02/07/2026
BNN Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Narkotika di Gresik, Selamatkan 10 Juta Anak Bangsa dan Cegah Kerugian Negara Rp4,8 Triliun

BNN Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Narkotika di Gresik, Selamatkan 10 Juta Anak Bangsa dan Cegah Kerugian Negara Rp4,8 Triliun

02/07/2026
  • TENTANG KAMI
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privacy
  • DISCLAIMER
  • CARRIER
  • Tarif Iklan Online
  • Tarif Iklan Cetak
  • Dukungan

© 2025 PT Pulitzer Indonesia Media-IT Bidiknews.

No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM

© 2025 PT Pulitzer Indonesia Media-IT Bidiknews.