JEMBER|BIDIK NEWS – “Jika kandidat santai, saya kira pendukung juga akan santai” kata pertama yang terucap dari Wakil Bupati Jember Drs. KH Abdul Muqit Arief saat melakukan monitoring pelaksanaan Pilkades di Desa Wonojati Jember pada tanggal 26/09/2019.
Suasana yang mencerminkan sebuah pesta rakyat yang dipenuhi dengan suasana damai dan bahagia serta calon kades yang adem saat dipandang mata, cukum mencuri perhatian Wakil Bupati.
“Kalau suasananya seperti ini,saya yakin tidak akan ada demo dari pendukung ke dua kandidat yang saya sebut pasangan sakinah ini,” tuturnya.
Ya, dua kandidat itu adalah sepasang suami istri,yang saat Wabup menyampaikan himbauan kepada masyarakat,terlihat si istri mengaitkan tanganya ke tangan sang suami.
Mereka adalah Muhammad Mukip atau lebih akrab disapa Haji Amin oleh warganya, dan Nurul Hidayati yang tak lain adalah istrinya.
Berbagai kreasi yang dilakukan panitia pelaksana Pilkades Desa Wonojati bagi menarik minat warga untuk datang ke TPS mendapat apresiasi dari Wabup.
Ada pelaksanaan Pilkades yang dianggap rawan seperti Desa Suco Kecamatan Mumbulsari dimana salah satu calon kandidat berasal dari luar Desa,dimana masyarakat belum bisa menerima calon Kades dari luar Desa.
“Meskipun secara peraturan itu tidak masalah. Dan Alhamdulillah saat rombongan datang kandidatnya enak, pendukungnya juga enak. Insya Allah tetap kondusif,” jelas Wabup.
Diakhir komentarnya Wabup berpesan kepada para calon Kades bahwa pemungutan suara adalah masa menunggu takdir. “Upaya mendekati pemilih sudah dilakukan sekarang saatnya menunggu takdir Allah SWT,” ungkapnya. (Monas)











