SURABAYA | bidik.news – PT Terminal Teluk Lamong (TTL) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menyalurkan bantuan alat-alat kesehatan ke 3 puskesmas pembantu (Pustu) di wilayah Ring 1 perusahaan, yaitu Pustu Kel. Tambak Osowilangun, Pustu Kel. Tambak Sarioso, dan Pustu Kel. Romokalisari. Penyaluran bantuan dilakukan serentak, belum lama ini.
Bantuan diserahkan oleh Senior Manager Sistem Manajemen dan HSSE TTL, Anang Januriandoko yang berupa timbangan bayi, tabung oksigen, thermo gun, doppler, tensimeter digital, oksimeter, serta alat penunjang pemeriksaan kesehatan lainnya.
Kepala UPTD Puskesmas Asemrowo, dr. Dwiastuti Setyorini, mengapresiasi TTL atas kemitraan yang telah terjalin dengan puskesmas pembantu di wilayah tersebut. “Pelayanan di Pustu ini sangat membantu masyarakat, karena kami sangat ingin memberi layanan kesehatan dengan akses yang dekat dan mudah. Sehingga dukungan alat kesehatan ini sangat dibutuhkan untuk menunjang pelayanan Pustu ke masyarakat,” jelasnya.
Ia menjelaskan, rata-rata jumlah kunjungan di puskesmas pembantu mencapai 100 warga per bulan. Jumlah kunjungan itu di dominasi oleh pemeriksaan/control kesehatan secara rutin. Hal ini mencerminkan kesadaran masyarakat yang meningkat terhadap kesehatan.
Senior Manager Sistem Manajemen dan HSSE TTL Anang Januriandoko, menegaskan komitmen perusahaan mendukung masyarakat sekitar. TTL terus berupaya mendukung kebutuhan kesehatan masyarakat di wilayah Ring 1. “Kami menilai akses layanan kesehatan perlu terus ditingkatkan agar dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat” jelasnya.
Penyaluran bantuan ini bagian dari aksi nyata perusahaan menjalankan tanggung jawab sosial serta mendukung pemenuhan sarana kesehatan masyarakat. Sebagai bagian komitmen perusahaan berkontribusi dalam program pemkot Surabaya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Kegiatan ini juga bagian dari rangkaian peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional hingga 12 Februari 2026. Melalui program CSR ini, TTL berharap bantuan alat kesehatan yang disalurkan dapat memberi manfaat nyata, meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, serta memperkuat sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat.











