BIDIK NEWS | BANYUWANGI – Institut Karate-Do Indonesia (INKAI) Jawa Timur menggelar latihan bersama di Kabupaten Banyuwangi.
Sebanyak 250 peserta antusias mengikuti latihan bersama di Banyuwangi ini. Latihan mereka ini terbagi dalam tiga wilayah di Jawa Timur, yaitu wilayah barat, tengah dan timur.
Latihan bersama yang digelar di lapangan Tennis Indoor GOR Tawangalun Banyuwangi, Minggu (04/02) ini, dihadiri pengurus dan pelatih INKAI Jatim.
Mereka meliputi Sinsei dan Sinpei yang rata rata sudah DAN6, diantaranya Sensei Syahrullah, Sensei Atjuk Soekotjo, Sensei Dicky, Sensei Hasan A. Hamid, Sensei Suyanto K, Sensei M. Urip, Sensei Johan Kandau, yang juga sebagai pelatih di IJP (INKAI Jatim Prestasi) rela Turun Ke Banyuwangi untuk memberikan Pelatihan para Calon atlit di Banyuwangi ini.
Ketua Majelis Sabuk Hitam INKAI Jatim, yang juga Ketua Harian INKAI Provinsi Jatim, Sinsei Syahrullah juga mengungkapkan, latihan bersama ini merupakan program INKAI Jatim.
“Latihan ini untuk memantau perkembangan atlit selama tiga bulan. Selain itu sebagai ajang silaturrahmi para atlit dan orang tua, juga rekreasi agar para atlit tidak bosan dan semangat berlatih,” kata Sinsei Syahrullah.
Latihan bersama ini, lanjut sinsei Syahrullah, juga bertujuan untuk penyamaan tekhnik, uji tanding, serta pemantauan atlit, karena ada beberapa atlit di Banyuwangi khususnya yang menjadi atlit terbaik.
Dalam latihan bersama ini, peserta digembleng baik mental dan fisik secara keras oleh para pelatih, dan juga di ajarkan beberapa ilmu yakni Komite, Kata atau Kihon yang ada di perguruan INKAI.
“Kita akan memantau perkembangan atlit apakah ada kemajuan atau tidak akan kelihatan dalam latihan bersama ini,” jelasnya.
Sementara, Ketua Umum INKAI Cabang Banyuwangi, Ir. Basuki Rachmad saat ditemui disela-sela latihan bersama menuturkan, latihan bersama ini digelar setiap bulan oleh Pengprov INKAI Jatim.
“Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, Jember, Lumajang, dan Probolinggo masuk wilayah timur Jatim. Dan saat ini kami, INKAI Cabang Banyuwangi berketempatan sebagai latihan bersama di bulan pertama,” ucap Basuki.
Menurutnya, latihan ini digelar selain untuk meningkatkan jati diri para atlit, juga sebagai persiapan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Olimpiade Siswa Nasional (OSN).
“Saya harap setiap O2SN dan OSN atau kejuaraan lain jangan sampai atlit yang yang diturunkan tiba tiba muncul perwakilan, tanpa melalui seleksi,” tegasnya.
Basuki menambahkan, latihan bersama ini juga untuk memupuk karakter para atlit.
“Karakter atlit juga harus di pupuk, dengan artian harus rendah hati, ketika berprestasi jangan sampai sombong itu yang sangat perlu di tanamkan di setiap atlit INKAI,” jelasnya.(nng)
Teks : Para atlit saat berlatih disaksikan pelatih dan pengurus INKAI Jatim serta pengurus INKAI Cabang Banyuwangi. (ist)











