SURABAYA l bidik.news – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur H.Kodrat Sunyoto menegaskan menyambut liburan natal dan tahun baru ( Nataru ) petugas kesehatan baik dokter maupun perawat harus siap siaga di rumah sakit.Pasalnya pada libur natal dan tahun baru itu biasanya di gunakan masyarakat untuk pulang kampung bertemu keluarga di daerah dan merayakan pergantian tahun baru bersama keluarga besar. Tentunya arus lalu lintas meningkat dan ini di prediksi akan macet dan rawan kecelakaan .
“Tenaga kesehatan seperti dokter dan perawat di tuntut harus standbay di rumah sakit baik di kota maupun di daerah pedesaan,” terang Kodrat Sunyoto saat di temui di ruang kerjanya pada Sabtu ( 22/12/2023).
Politisi senior Partai Golkar ini mengusulkan seharusnya ada pos pantau di posko-posko yang daerahnya rawan terjadi kecelakaan .jika terjadi kecelakaan sering kali korban ini di bawah ke rumah sakit terdekat .terkadang rumah sakit terdekat tersebut kurang siap dalam melayani korban kecelakaan. Maka ini semu stackholder yang terkait harus terjun bersama memantau arus lalu lintas ketika musim liburan natal dan tahun baru tiba.
“Selain dokter dan perawat siap siaga obat-obatan harus juga disiapkan agar korban kecelakaan bisa tertangani dan di obati,” ucap Kodrat.
Ketua MKGR Golkar Jatim ini juga mengatakan kalau rumah sakit milik pemerintah sudah tersedia anggaran dalam menangani korban kecelakaan lalu lintas .Para direktur rumah sakit harus mengantisipasi jika terjadi korban kecelakaan lalu lintas terutama soal obat-obatannya. Yang terpenting, lanjut Kodrat, akses dari posko- posko harus ada pemantau seperti di daerah rawan kecelakaan.
“Misal di daerah rawan kecelakaan seperti Gresik hingga Bojonegoro yang ada daerahnya seperti jalur tengkorak seharusnya harus ada posko pemantau kecelakaan.Tentunya mobil
ambulance harus di siap siagakan juga,” paparnya .
Untuk rumah sakit yang berada di daerah juga harus siaga dan waspada. Semua stackholder yang terkait harus siaga di posko pemantau kecelakaan berlalu lintas.
“Jadi penanganan liburan Nataru harus ada sinergi antara rumah sakit provinsi dan rumah sakit daerah terutama dalam penanganan hal- hal yang tidak di inginkan seperti kecelakaan berlalu lintas,” pungkas Kodrat yang maju kembali dari Dapil Gresik dan Lamongan ini. ( Rofik )











