PASURUAN I bidik.news – Untuk memberikan kebutuhan layanan spesialis saraf di RSUD Grati, Kabupaten Pasuruan yang semakin hari cukup tinggi.
Dimana setiap pekannya, jumlah pasien yang berobat semakin bertambah bahkan mencapai lebih dari 50 orang pasien.
Karena itu, RSUD setempat berencana menambah dokter spesialis saraf. Penambahan ini diharapkan, bisa membuat pasien yang datang semakin mudah terlayani. Saat ini baru ada satu spesialis.
Direktur RSUD Grati, drg. Dyah Retno Lestari mengungkapkan pihaknya berencana menambah layanan spesialis saraf.
Meski jumlah yang ada, sudah ideal sesuai tipe RSUD Grati, namun penambahan ini tetap diperlukan.
“Jumlah pasien yang datang setiap pekan cukup tinggi. Paling tidak, kami ingin menambah satu orang dokter lagi,” jelasnya.
Retno menyebut, penambahan spesialis ini paling cepat bisa dilakukan tahun depan.
Sebab, penambahan dokter artinya menambah anggaran. Tentunya, harus dilakukan pengajuan dahulu pada Pemkab.
Menurutnya, saat ini jumlah dokter yang dimiliki sudah sesuai dengan tipe rumah sakit yang merupakan tipe C.
Total, jumlah dokter spesialis yang dimiliki sebanyak 26 orang. Tahun ini, bertambah dua orang.
Yaitu, spesialis bedah saraf dan spesialis telinga, hidung dan tenggorokan (THT).
Selain itu, ada spesialis radiologi, penyakit dalam, patologi anatomi dan jiwa. Masing masing satu orang.
Lalu, spesialis anak, bedah, penyakit dalam, anestesi dan orthopedi. Masing masing sebanyak dua orang.
Lalu, dokter spesialis kandungan, paru, mata, saraf, radiologi, patologi klinik, gigi dan bedah mulut, jantung, kulit kelamin, dan rehabilitasi medik.
“Nanti kami usulkan agar bisa menambah jumlah spesialis saraf di RSUD Grati. Yang jelas, belum bisa dilakukan tahun ini,” tutur Retno.
Informasi di lapangan pasien yang berobat per pekannya cukup tinggi. Ini dibutuhkan pelayanan yang semakin tinggi.
“Jadi kebutuhan dokter spesialis saraf ini sudah urgen. Karena kebutuhan pasien juga cukup tinggi,” tegas Retno. (rusdi)










