PASURUAN I bidik.news – RSUD Grati terus berbenah dan mengedepankan layanan kesehatan untuk masyarakat.
Hal ini diwujudkan dengan menambah jumlah kamar operasi yang dimiliki saat ini.
Direktur RSUD Grati, drg Dyah Retno Lestari menuturkan tambahan ruang operasi diwujudkan di belakang ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Penambahan kamar operasi ini, karena melihat tingginya kebutuhan. Setiap hari, banyak pasien yang butuh penanganan. Sementara itu, kamar operasi harus rutin dilakukan sterilisasi.
Saat ini, jumlah kamar operasi yang dimiliki rumah sakit sebanyak empat ruangan.
Tiga kamar diantaranya untuk operasi bedah. Sementara satu kamar lainnya untuk operasi mata. Jumlah ini dinilai sudah ideal.
“Kebutuhan kamar operasi tinggi. Setiap hari selalu ada pasien butuh penanganan bedah. Makanya tahun ini tambah satu kamar lagi,” ujar Retno sapaan akrabnya, Senin (12/1/2026).
Ia menambahkan idealnya memang kamar operasi itu, harus sehari tidak digunakan agar lebih baik dan sehat.
Setiap pekannya, kamar operasi harus disterilisasikan. Ini adalah proses penting untuk membunuh mikroorganisme demi mencegah infeksi.
Kegiatan sterilisasi kamar operasi, melibatkan pembersihan, melakukan disinfeksi dengan bahan kimia, penggunaaan sinar UV-C, sistem filtrasi udara HEPA, hingga teknik panas kering atau uap untuk instrumen.
Tujuannya, memjaga kebersihan lingkungan bedah dan keselamatan pasien.
“Sterilisasi ini penting untuk mempertahankan standar kebersihan tinggi sesuai standar kesehatan. Dengan tambahan satu kamar ini, sterilisasi lebih mudah dilakukan,” tukas dokter asal Surabaya ini. (rusdi)











