MANGGARAI TIMUR (NTT) – Maraknya operasi liar mobil angkutan umum berpelat hitam jenis pick up di rute Mukun- Borong, ketua perkumpulan sopir angkutan umum (PSAU), jalur Mukun-Borong minta Kesadaran Dishub Matim, untuk pikirkan keselamatan penumpang.
Ketua perkumpulan angkutan umum jalur Mukun-Borong, Arnol No menjelaskan bahwa mobil jenis pick up semestinya untuk mengangkut barang bukan untuk muat penumpang apalagi dalam jumlah sangat banyak.
“Kami datangi kantor Dishub Matim, karena sudah kesal lantaran banykanya mobil plat hitam jenis pick up yang beroperasi liar dan bebas mengangkut penumpang bukan barang, ini sudah salah fungsi, ” jelasnya pada bidiknews, Rabu (08/07/2020).
Menurut Arnol, seharusnya pihak Dinas Perhubungan Manggarai Timur bergerak cepat untuk menindak lanjut persoalan ini, berhubung jalur yang dilalui sangat ekstrim. Keselamatan penumpang harus diprioritaskan.
“Mohon Dinas perhubungan Kabupaten Manggarai Timur (Dishub), tanggapi dari hati keluhan kami, pikirkan dari segi keselamatan penumpang, sangat tidak wajar masa mobil pribadi plat hitam jenis pick-up samakan dengan mobil plat kuning, baru muat penumpang lagi,” sambungnya
Menanggapi persoalan ini, Kepala Bidang Perhubungan Darat kabupaten Matim Roni T.Come Rihi, saat ditemui awak media di ruangannya, mengungkapkan pengaduan terkait mobil plat hitam jenis pick up yang rutin beroperasi mengangkut penumpang sudah di terima.
“Terima kasih sudah datang berdialog dan menyampaikan kenjanggalan ini, dalam waktu dekat kami akan melakukan pengendalian dengan beroperasi rutin untuk mengkroscek mobil-mobil pick up tersebut. Tentunya kami berkonsultasi dulu dengan bapa Kadis perhubungan terkait penertiban kendaraan yang dobel fungsi tersebut, “ucapnya.











