SURABAYA l bidik.news – DPW PKS Jatim mulai tancap gas untuk menambah pundi-pundi suara maupun kursi di Pileg mendatang.
Selain mengguatkan konsolidasi dan menambah jumlah jaringan di masyarakat, PKS Jatim juga melirik suara warga Nahdliyin di Pemilu baik pileg maupun pilkada mendatang.
Ketua DPW PKS Jatim Bagus Prasetia Lelana mengungkapkan selama enam bulan berturut-turut pihaknya mengejar konsolidasi di seluruh pengurus DPC PKS se Jatim.
“Sebagai pengurus baru, tentunya konsolidasi dimaksimalkan.”kata pria asal Tulungagung ini, Jumat (10/4/2026).
DPP PKS, kata Bagus menargetkan tambahan dua digit di pemilu mendatang. ” Memang tugas tersebut berat, namun berkat kerja keras bersama saya optimis bisa tercapai target tersebut,”jelasnya.
Di Jatim, lanjut Bagus,jumlah kursi di tingkat DPR RI, DPRD provinsi, dan kabupaten/kota, dengan contoh target di Jawa Timur menjadi 8 kursi dari 5 kursi saat ini.
Senada dengan Bagus, sekretaris DPW PKS Jatim Muhammad Syadid mengungkapkan PKS adalah partai terbuka dan membuka semua kalangan untuk bisa bergabung dan diusung di pileg.
“Kami buka selebar-lebarnya buat semua kalangan masyarakat. Bahkan terbaru, sejumlah tokoh NU segera merapat PKS bersama-sama memenangkan PKS di pileg di Jatim,” jelaa pria asal Lumajang ini.
Presiden PKS (periode 2025-2030) Al Muzammil Yusuf menargetkan peningkatan perolehan suara menjadi dua digit atau di atas 10% pada Pemilu 2029.
Strategi utama mencakup penambahan kursi parlemen, keterlibatan aktif kader muda, dan komitmen mendukung pemerintahan Prabowo Subianto secara konsisten, serta penguatan melalui Akademi Pemimpin Indonesia.
PKS membidik perolehan suara di atas 10% (dua digit), meningkat dari hasil 8,4% pada Pemilu 2024. ( Rofik )











