BANYUWANGI | bidik.news – Seorang nasabah PT. Federal International Finance (FIFGROUP) Cabang Banyuwangi berinisial JS mengeluhkan seringnya menerima panggilan telepon dan chat penawaran pinjaman dana (top up) dari Sales Force/Marketing Danastra.
Panggilan telepon dan chat tersebut diterima setiap hari dan terus menerus. Hal itu membuat JS jengkel karena sudah beberapa kali sudah tidak direspon.
Bahkan menurutnya, sudah beberapa kali memblokir nomor para sales force tersebut. Namun, bukannya jera tetapi malah intens.
“Sudah saya blokir nomornya, ada nomor baru lagi yang masuk, baik itu telepon maupun chat, selalu begitu dan terus menerus setiap hari,” ujarnya dengan nada kesal, Sabtu (11/4/2026).
“Saya jadi trauma menerima panggilan dari nomor asing,” imbuhnya.
Tak hanya itu, lanjut JS, saudaranya sebagai penjamin pembiayaan kredit motornya pun tak luput dari teror telepon dan chat dari Sales Force PT. FIFGROUP Cabang Banyuwangi.
“Hal ini sudah pernah saya protes kepada pimpinan PT. FIFGROUP Cabang Banyuwangi agar menghapus nomor saya dari data system, tapi nyatanya masih tetap saja sales marketingnya menghubungi via telepon dan chat,” jelasnya.
Nasabah lainnya, EY juga mengalami hal yang sama, meski sudah tiga tahun lunas tanggungan kreditnya, namun masih juga dihubungi Sales Force PT. FIFGROUP Cabang Banyuwangi.
Bahkan, EY mengaku juga sudah memblokir banyak nomor para Sales Force tersebut, namun kembali dihubungi menggunakan nomor lain.
“Sudah banyak nomor saya blokir, masih saja ada telepon dan chat dari nomor berbeda-beda. Ini sangat mengganggu,” tegasnya.
Menurutnya, Sales Force tersebut terkesan tidak etika dalam berkomunikasi. Setiap telepon tidak pernah bertanya apakah orang yang ditelepon tersebut mau apa tidak.
“Baru terima telepon dan bilang halo…langsung saja Sales Force itu ngoceh menjelaskan penawaran. Gak mau tahu apakah yang ditelepon ini sedang sibuk, berkenan atau tidak,” keluhnya.
Saking kesalnya, EY pun berencana akan mempertimbangkan melakukan upaya hukum.
“Ini sudah keterlaluan, dan gak bisa dibiarkan, saya akan laporkan kepada pihak berwajib” ungkap EY.
Sementara itu, Branch Manager FIFGROUP Cabang Banyuwangi Slamet H.M, mengatakan, bentuk penawaran atas konsumen yang pembayaranya bagus selama ini ke FIFGROUP memang ada penawaran bagi nasabah yang angsurannya tinggal sedikit maupun yang sudah lunas dan bagus pembayaranya.
“Tapi jika tidak berkenan, maka akan kita sampaikan ke tim untuk tidak dilakukan penawaran. Sedangkan untuk nomor telepon di system, kita akan minta kepada tim IT untuk dihapus agar tidak terjadi penawaran kembali,” ujar Selamet.
Saat ditanya terkait aturan tidak adanya pemberitahuan maupun izin pemberian nomor telepon nasabah kepada Sales Force, hingga berita ditayangkan belum ada jawaban dari Selamet.(nng)











