• Beranda
  • CARRIER
  • DISCLAIMER
  • Dukungan
  • Home 1
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Home 6
  • Kantor Bidik
  • kantor Depan bidik
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tarif Iklan Cetak
  • Tarif Iklan Online
  • TENTANG KAMI
  • Terms of Service
Bidik.news
Baner Iklan
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
No Result
View All Result
Bidik.news
No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
Home HIBURAN

Pertama Di Indonesia, Band Cilik Asli Malang Launching Album Bergenre Rock

Ida by Ida
7 years ago
in HIBURAN
Reading Time: 3 mins read
0
Band Tiga Nada saat lounching mini album di Anang Karaoke.Malang.( Foto,: Doi)

Band Tiga Nada saat lounching mini album di Anang Karaoke.Malang.( Foto,: Doi)

0
SHARES
65
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BIDIK NEWS | MALANG – Suasana di lobi Karaoke Anang di Jl. Jaksa Agung Soeprapto Minggu, (24/3) malam, mendadak riuh dipenuhi ratusan orang. Dari usia anak anak hingga dewasa terlihat di area lobi yang juga di konsep mini cafe itu. Adapun kemeriahan itu, dikarenakan adanya launching mini Album dari kelompok Band yang semua anggotanya masih duduk di bangku Sekolah Dasar. Yang mengejutkan, band dengan nama Tiga Nada itu bergenre rock.

Isa Aprilia (Ka Ica) selaku manager. Launching 3 Nada and friends awal ini menceritakan bagaimana momentum ini adalah pijakan baru sebelum remaja. Jadi kenangan indah semasa mereka kecil kita ungkapkan di album sebuah langkah awal 3 Nada and Friends ini.
Masing-masing personalnya ada bintang di drum, ada Nana di vokal, ada Tirta di Keyboard, ada Jacky di vokal, ada Gisel di Gitar dan ada Bulan di Bass.

Diakui Ica, sejak mereka masih TK sudah menggeluti musik. Tiga Nada and Friends sudah empat tahun eksis. Namun untuk cover lagu-lagu rock baru berani di tahun 2019 ini sejaligus meluncurkan karya.

“Kalau liriknya mereka sendiri. Jadi kalau untuk arangerny ada Norman ‘C4’, Unyep dan juga guru disekolah musik kami. Kita berusaha dan mendukung anak-anak untuk menciptakan karya. 40 persen didirect dan 60 persen memainkan sendiri,” Jelas Ica.

Saat ditanya mengapa genre yang dipilih musik rock, Ica mengatakan jika sebenarnya di sekolah musik tempat para personil belajar, telah mengenalkan berbagi macam genre, namun yang dipilih musik rock.

“Semangat main musik mereka mengalami peningkatan kalau main musik rock. Jadi ya kita ikuti saja mau mereka,” tambah guru musik sekalogus manajer tiga nada tersebut.

Album yang dilaunching berisi tiga lagu. Lagu pertama “Hey” merupakan ajakan untuk teman-teman agar mempedulikan satu sama lain. Yang kedua “kenangan indah” mengajak teman-teman mengingat masa kecilnya. Ketiga “dengarkanlah doaku” bercerita tentang rasa syukur mempunyai orang tua yang sudah merawat dari kecil hingga menjadikan semua persomilnya seperti ini.

Dalam setiap manggung dan dalam format album ini, Tiga Nada and Friends ini mengajak teman-temannya untuk mengurangi ketergantungan kepada gadget. Setiap kali main mereka selalu mengajak teman-teman sebayanya untuk tidak tergantung kepada gadget. Merespon penikmat musik mereka untuk mengisi waktu luang dengan hal yang positif.

Norman, selaku music director, mengakui saat pertama diminta membuat lagu untuk anak-anak merasa tertantang. Kemudian setelah ia terima tawaran itu, Norman tidak ingin odenya yang dipakai namun lebih merangsang ide ide personilnya, meskipun masih anak anak.

“Akhirnya terjadi kolaborasi. Jadi bukan saya pencipta lagunya, tapi kita semua yang kolaborasi. Jadi sekitar 40 persen kita semua. Mengajar anak-anak ini sama sekali tidak susah. Karena di umur seperti ini mereka tidak tergantung dengan orang tua. Malah lebih mudah mengatur band mereka yang terdiri dari anak kecil dari pada yang sudah besar itu,” terang personil Band Indie Malang C4 itu.

Kalau saya lihat potensi mereka tergantung sekolah yang memberikan mereka pendidikan. Tapi setidaknya saat ini mereka telah menunjukkan yang pada saat tua nanti bisa diakui atau mungkin selama ini meledak maka bisa diaturlah dalam pendidikannya. Kalau saya pikir dengan adanya karya ini sudah cukup. Apalagi minat musik di Malang sudah menurun hal ini terlihat dalam kecilnya orang untuk masuk dalam. Kursus musik.

Setelah materi musik siap, pembuat video klip, Eko Polenk (Hypnosis Creative Media) merespon dengan antusias. Baginya, hampir tidak ada anak seusia mereka namun mau dan bisa berkarya. Terlebih, semua pengerjaannya digarap profesional dan serius, juga terpenting tidak ada unsur eksploitasi anak sama sekali.

“Video Clip yang saya garap itu di lagu Dengarkan Doaku. Lagu itu menyentuh sekali buat saya, itu terinspirasi dari kisah hidup Mas Pandu,” tutup polenk sambil menyembunyikan haru.

Seperti dikatakan, sosok Pandu yang disebut sebagai inspirasi terbesar lagu Dengarkan Doaku, adalah penyandang disabilitas berpotensi dan penuh semangat, ia mampu memainkan banyak jenis alat musik. Pandu dikisahkan tidak buta sejak kecil, namun saat smester lima masa kuliah, karena suatu hal ia mengalami kebutaan. (Doi)

Related Posts:

  • IMG-20180402-WA0052
    Jelang Konser Akbar, Militansi Rock Community  Gelar Konser
  • Penyanyi Multi Talenta Asal Madiun, Bakal Launching Mini Album
    Penyanyi Multi Talenta Asal Madiun, Bakal Launching…
  • IMG-20241214-WA0102
    Tampil Energik, KW 12 Rock Band Sukses Hibur Peserta…
  • IMG-20180531-WA0060
    Boyzone Gelar Konser Perpisahan di Surabaya
  • IMG-20180803-WA0004
    Eks Personil Kangen Band Reborn, Video Klipnya…
  • WhatsApp Image 2023-05-04 at 09.36.51
    JNE Suport Tur Slank di 7 Kota, Beri Pelanggan…
Previous Post

Kampanye di Banyuwangi, Jokowi Ajak Masyarakat Jaga Kerukunan dan Jalin Silaturrahmi

Next Post

Sidang 2 Mucikari VA, Terungkap Tarif VA Rp. 80jt Short Time

Ida

Ida

RelatedPosts

Transformasi Harapan, Jembatan Garuda Hadirkan Kenyamanan dan Senyuman Baru bagi Warga Desa Kates
JAWA TIMUR

Transformasi Harapan, Jembatan Garuda Hadirkan Kenyamanan dan Senyuman Baru bagi Warga Desa Kates

by Eko Purwanto
10/06/2026
0

TULUNGAGUNG I bidik.news – Kehadiran Jembatan Garuda di Desa Kates, Kecamatan Kauman, membawa harapan baru bagi masyarakat setempat. Infrastruktur yang...

Read moreDetails
Pemprov Jatim Perluas Koridor Trans Jatim ke Malang Raya dan Pasuruan , Kadishub Nyono : Sasar Kawasan Industri Hingga Pariwisata

Pemprov Jatim Perluas Koridor Trans Jatim ke Malang Raya dan Pasuruan , Kadishub Nyono : Sasar Kawasan Industri Hingga Pariwisata

10/06/2026
Mutasi Pejabat di Polresta Banyuwangi, Kasat Resnarkoba dan Dua Kapolsek Berganti

Mutasi Pejabat di Polresta Banyuwangi, Kasat Resnarkoba dan Dua Kapolsek Berganti

10/06/2026

Perda Pemberdayaan Petambak Garam di Gedok, Komisi D Ra Huda : Infrastruktur Ke Petambak Garam Harus Dibenahi

10/06/2026

Sengkarut Tambang di Magetan dan Ponorogo, Diana Sasa DPRD Jatim Desak Evaluasi Menyeluruh

09/06/2026

Tunggakan TPG Rp274 Miliar, Komisi E DPRD Jatim Siapkan Dua Skema Pencairan untuk 35 Ribu Guru

09/06/2026
Next Post
Sidang 2 Mucikari VA, Terungkap Tarif VA Rp. 80jt Short Time 1

Sidang 2 Mucikari VA, Terungkap Tarif VA Rp. 80jt Short Time

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bidik.news

Bekerja dengan Mata Hati

Follow Us

Recent News

Transformasi Harapan, Jembatan Garuda Hadirkan Kenyamanan dan Senyuman Baru bagi Warga Desa Kates

Transformasi Harapan, Jembatan Garuda Hadirkan Kenyamanan dan Senyuman Baru bagi Warga Desa Kates

10/06/2026
Pemprov Jatim Perluas Koridor Trans Jatim ke Malang Raya dan Pasuruan , Kadishub Nyono : Sasar Kawasan Industri Hingga Pariwisata

Pemprov Jatim Perluas Koridor Trans Jatim ke Malang Raya dan Pasuruan , Kadishub Nyono : Sasar Kawasan Industri Hingga Pariwisata

10/06/2026
  • TENTANG KAMI
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privacy
  • DISCLAIMER
  • CARRIER
  • Tarif Iklan Online
  • Tarif Iklan Cetak
  • Dukungan

© 2025 PT Pulitzer Indonesia Media-IT Bidiknews.

No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM

© 2025 PT Pulitzer Indonesia Media-IT Bidiknews.