• Beranda
  • CARRIER
  • DISCLAIMER
  • Dukungan
  • Home 1
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Home 6
  • Kantor Bidik
  • kantor Depan bidik
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tarif Iklan Cetak
  • Tarif Iklan Online
  • TENTANG KAMI
  • Terms of Service
Bidik.news
Baner Iklan
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
No Result
View All Result
Bidik.news
No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
Home KESEHATAN

Maraknya Iklan Rokok Picu Melonjaknya Perokok Dikalangan Pelajar

Ida by Ida
7 years ago
in KESEHATAN
Reading Time: 2 mins read
0
(Kanan-kiri) Santi Martini, Ilham dan Priyono Adinugroho saat Media Briefing terkait maraknya perokok dikalangan anak dan pelajar. (Foto : hari)

(Kanan-kiri) Santi Martini, Ilham dan Priyono Adinugroho saat Media Briefing terkait maraknya perokok dikalangan anak dan pelajar. (Foto : hari)

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BIDIK NEWS |SURABAYA – Berdasarkan data, saat ini sebanyak 45 persen pelajar di Indonesia sudah merokok. Sementara dari 250 juta penduduk Indonesia yang ada, 31 persen atau sekitar 80 juta diantaranya masih berusia anak-anak.

Dan 45 persen perokok remaja tersebut banyak dipengaruhi dari iklan. Baik itu iklan di televisi, surat kabar, billboard, spanduk dan banner yang banyak terpasang di berbagai sudut jalan.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Jatim, Priyono Adinugroho saat media briefing jelang Hari Kesehatan Anak’ (HKN) di hotel Midtown Surabaya, Minggu (11/11).

Dikatakan Priyono, Pemerintah daerah dihimbau untuk segera menghapus iklan, promosi dan sponsorship tentang rokok, yang berpotensi memperparah jumlah perokok anak-anak di Indonesia. Seruan itu disampaikan menyusul ancaman lonjakan jumlah perokok anak, pasca pembatalan kenaikan cukai rokok.

Pembatalan kenaikan cukai rokok, lanjutnya, menyebabkan harga komoditas ini tidak ikut naik alias tetap murah. “Harga rokok yang masih murah, dijual di sembarang tempat. Sehingga para pelajar sangat mudah mendapatkannya. Keberadaan rokok di Indonesia sangat bebas diperjual belikan,” ujar Priyono.

Berbagai kalangan awalnya menyambut gembira rencana kenaikan cukai rokok. Mereka berharap, cukai rokok bisa dinaikkan 10 persen. Sehingga harga rokok akan naik, misalnya menjadi Rp 70 ribu perbungkus. Maka otomatis komoditas membahayakan kesehatan itu tidak akan terbeli oleh anak-anak.

Tapi sayangnya, rencana kenaikan cukai rokok itu belakangan dibatalkan. Sebaliknya, iklan produk yang mengesankan bahwa merokok itu keren, modern dan lebih gaul, justru dibiarkan bertengger di berbagai lokasi strategis.

Bahkan di Surabaya saja, kata Akademisi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unair, Ilham, sebaran iklan rokok justru terfokus di lokasi strategis seperti di pusat kota sebanyak 87 buah dan Surabaya bagian selatan 71 buah. Dari jumlah tersebut, 21 diantaranya berbentuk videotron, 139 billboard, 83 baliho elektronik dan satu lainnya berupa display.

Sementara survey yang pernah dilakukan FKM Unair, usia termuda anak-anak di Surabaya yang merokok adalah 4 tahun dan paling tua 15 tahun. Dari jumlah tersebut, sebanyak 12,1 persen anak tertarik untuk mencoba merokok setelah melihat iklan, 14,5 persen akan merokok setelah melihat iklan.

Sementara itu, Ketua Tobacco Control Support Center (TCSC), Dr. Santi Martini, dr.M.Kes menyatakan salut pada Kota Surabaya yang sudah paling awal peduli terhadap bahaya merokok bagi anak-anak.  “Surabaya sudah memiliki kawasan tanpa rokok (KTR) sejak 2008. Waktu itu belum ada satu kotapun yang memiliki kawasan seperti itu,” ujarnya.

Menurutnya, regulasi yang ada sebetulnya tidak melarang orang untuk merokok. Tapi kebiasaan merokok itu jangan dilakukan di dekat anak-anak atau ibu hamil. Karena rokok menyebabkan penyakit membahayakan seperti jantung, kanker paru, kanker leher, kanker mult, gangguan kehamilan dan gangguan janin. (hari)

Related Posts:

  • webinar merokok dalam rumah
    Inilah Bahayanya Merokok di Dalam Rumah 
  • IMG-20190116-WA0040
    TCSC IAKMI Jatim Desak Amandemen Perda KTR dan KTM…
  • rokok
    Perokok Perlu Pelopori Perjuangan Haknya
  • IMG-20181207-WA0011
    BPJS Ketenagakerjaan Jatim Bidik Pekerja Sektor UMKM 
  • IMG-20180715-WA0006
    BPJS Ketenagakerjaan Jatim Bidik Masyarakat Desa Hutan 
  • IFI Surabaya Gandeng " La Nyalla Academia " Gelar Baksos Kesehatan Gratis
    IFI Surabaya Gandeng " La Nyalla Academia " Gelar…
Previous Post

Semen Indonesia Trail Run 2018 Catat Rekor MURI

Next Post

Anggota Komisi XI Hadiri Seminar Nasional GPN-BI Di Jember

Ida

Ida

RelatedPosts

Tingkatkan pelayanan Masyarakat, RSUD Grati Tambah Kamar Operasi
JAWA TIMUR

Tingkatkan pelayanan Masyarakat, RSUD Grati Tambah Kamar Operasi

by rusdi
12/01/2026
0

PASURUAN I bidik.news - RSUD Grati terus berbenah dan mengedepankan layanan kesehatan untuk masyarakat. Hal ini diwujudkan dengan menambah jumlah...

Read moreDetails
Tiba di Banyuwangi, Ratusan Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Siap Disalurkan

Tiba di Banyuwangi, Ratusan Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Siap Disalurkan

12/01/2026
Polisi Bersama BPBD Evakuasi Pohon Tumbang di Jalur Tawangmangu–Plaosan

Polisi Bersama BPBD Evakuasi Pohon Tumbang di Jalur Tawangmangu–Plaosan

12/01/2026

Tingkatkan Nilai Ekonomis, Komisi D DPRD Jatim Usulkan Pengelolaan Iklan Trans Jatim Melalui Skema BUMD atau Pihak Ketiga

12/01/2026

Bupati Pasuruan Kukuhkan Dewas RSUD Bangil Dan RSUD Grati, Tingkatkan Pelayanan

12/01/2026

PDIP Jatim Rayakan HUT ke-53 dengan Laporan Kinerja ke Masyarakat

12/01/2026
Next Post

Anggota Komisi XI Hadiri Seminar Nasional GPN-BI Di Jember

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bidik.news

Bekerja dengan Mata Hati

Follow Us

Recent News

Tingkatkan pelayanan Masyarakat, RSUD Grati Tambah Kamar Operasi

Tingkatkan pelayanan Masyarakat, RSUD Grati Tambah Kamar Operasi

12/01/2026
Tiba di Banyuwangi, Ratusan Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Siap Disalurkan

Tiba di Banyuwangi, Ratusan Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Siap Disalurkan

12/01/2026
  • TENTANG KAMI
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privacy
  • DISCLAIMER
  • CARRIER
  • Tarif Iklan Online
  • Tarif Iklan Cetak
  • Dukungan

© 2025 PT Pulitzer Indonesia Media-IT Bidiknews.

No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM

© 2025 PT Pulitzer Indonesia Media-IT Bidiknews.