JAKARTA – Terbakarnya gedung Kejagung (Kejaksaan Agung) mengundang misteri dari berbagai pihak. Ada yang menuding dibakar ada pula yang menuding terbakar. Namun misteri itu akan terjawab dari hasil penyelidikan Labfor Bareskrim Mabes Polri, bahwa gedung itu memang dibakar atau terbakar.
Pasalnya, Bareskrim Mabes Polri menilai ada tindak pidana terkait kebakaran tersebut. Untuk itu Bareskrim Mabes Polri telah meningkatkan status dari penyelidikan ketingkat penyidikan. Dari peningkatan status tersebut, secara proses hukum, kemungkinan akan ada tersangka dan tentunya akan terungkap motif dibalik kebakaran tersebut.
I Wayan Titip Sulaksana SH , pegiat anti korupsi dan praktisi hukum dari Unair (Universitas Airlangga) Surabaya berharap, dari peningkatan status tersebut, Kapolri harus berani mengungkap secara jujur dan transparan dibalik terbakarnya gedung Kejagung.
“Kapolri harus berani dan transparan membuka kasus tersebut sejujur-jujurnya dan motifnya. Jangan takut diintervensi oleh siapapun,” ujar I Wayan saat dihubungi, Sabtu (17/9/2020).
Namun I Wayan Titip menganggap, bahwa gedung yang mulia bagi para pencari keadilan ini, disimpulkan memang sengaja dibakar bukan terbakar. “Dibakar bukan terbakar, maka polisi harus mengungkap aktor intelektualnya dibalik terbakarnya gedung itu,” tandasnya.
I Wayan Titip menilai, tujuan dibalik dibakarnya gedung itu untuk menghilangkan berkas-berkas kasus korupsi gajah. “Jadi tujuannya, hanya untuk menghilangkan berkas-berkas kasus korupsi,” ujarnya.
Selain itu, ICW (Indonesia Corupption Watch) pun mendesak KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) untuk ikut terlibat melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab terbakarnya gedung Kejagung.
Tujuan dari KPK dilibatkan, hanya untuk membuktikan apakah kebakaran tersebut murni kasus kebakaran, atau ada unsur kesengajaan dengan tujuan tertentu, karena tudingan negatif muncul dari berbagai lapisan masyarakat.
Seperti diketahui gedung Kejagung yang berada dijalan Sultan Hasanudin Dalam, Kebayoran Baru Jakarta Selatab, Sabtu (22/8/2020) terbakar. Peristiwa kebakaran berawal dari ruang rapat biro kepegawaian dilantai 6, yang akhirnya api menjalar kebeberapa lantai.











