JEMBER – Selama NATARU, Kereta Api Indonesia (KAI) Jember telah menolak sebanyak 1.410 penumpang dengan rincian, 539 orang tidak PCR bagi yang berusia di bawah 12 tahun, 731 orang tidak Rapid Test Antigen, 164 orang tidak vaksin dosis satu atau kedua, 2 orang sakit, dan 3 orang suhunya di atas 37,3 derajat celcius.
Hal itu disampaikan oleh President PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 9 Jember, Broer Rizal. Pihaknya terus mengingatkan penumpang KAI untuk selalu melengkapi persyaratan naik KA di masa Nataru 2021-2022.
Lanjut Rizal, menjelang Libur Tahun Baru pada periode 31 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022, KAI telah menjual sebanyak 34 persen dari total kapasitas tempat duduk yang KAI sediakan sebanyak 18.714 tempat duduk. Dimana jumlah tersebut masih dapat terus bergerak dikarenakan penjualan tiket masih berlangsung hingga saat ini.
“Masyarakat dapat segera melakukan pemesanan tiket KA, karena masih tersedia ke berbagai tujuan. Namun diharapkan para calon pelanggan agar memperhatikan syarat-syarat naik KA sesuai ketentuan dari pemerintah,” ujarnya.
Broer juga menjelaskan, selain menyediakan layanan RT-PCR dengan harga Rp 195.000, KAI Daop 9 juga masih menyediakan layanan Vaksinasi Covid-19 gratis di Stasiun Jember. Yaitu Klinik Mediska Jember dan Rapid Test Antigen di 6 Stasiun seharga Rp. 35.000 bagi pelanggan KA Jarak Jauh.
“Ada beberapa stasiun yang melayani Rapid Test Antigen. Yaitu di Stasiun Jember, Ketapang, Banyuwangi Kota, Rogojampi, Probolinggo dan Kalisetail,” pungkasnya.(lilik s)











