SURABAYA l bidik.news – Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Perhubungan (Dishub) terus mengebut persiapan peluncuran layanan angkutan massal Trans Jatim untuk rute Malang Raya. Layanan transportasi yang diproyeksikan akan memudahkan mobilitas masyarakat ini dijadwalkan akan diluncurkan secara resmi pada Selasa, 29 Oktober mendatang.
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Provinsi Jawa Timur, Nyono, menyampaikan bahwa koridor baru ini akan menghubungkan sejumlah titik strategis antarwilayah di Malang Raya.
Layanan rute ini akan bermula dari Terminal Talangagung di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, kemudian melintasi kawasan Gunung Legi, menuju Terminal Hamid Rusdi, hingga titik akhir di Terminal Arjosari, Kota Malang.
“Mudah-mudahan semuanya lancar. Kami sudah melakukan peninjauan lapangan, alhamdulillah pengerjaannya tinggal menyisakan sedikit tahap penyelesaian,” ujar Nyono pada Selasa ( 29/9/2026 ).
Menjelang hari peluncuran, Dishub Jatim saat ini tengah memfokuskan pengerjaan pada sarana dan prasarana (sarpras) fisik di lapangan.
Pembangunan sarpras tersebut akan difokuskan terlebih dahulu di wilayah administrasi Kabupaten Malang sebelum dilanjutkan ke titik lainnya.
“Secara prasarana kita sudah mulai berjalan. Kita akan mulai membangun halte, memasang rambu-rambu, hingga marka jalan, yang difokuskan di daerah Kabupaten (Malang) terlebih dahulu,” jelasnya.
Dengan beroperasinya koridor baru ini, diharapkan konektivitas dan aksesibilitas masyarakat di Malang Raya akan semakin meningkat.
“Insyaallah, layanan ini akan resmi kita launching pada tanggal 29 Oktober, bertepatan pada hari Selasa,” pungkas Nyono. ( Rofik )











