SURABAYA | bidik.news – Perekonomian Jawa Timur terus menunjukkan tren positif. Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim mencatat, nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku pada triwulan III/2025 mencapai Rp867,39 triliun, sedangkan atas dasar harga konstan 2010 sebesar Rp518,12 triliun.
Kepala BPS Jatim, Zulkipli menyampaikan dalam Berita Resmi Statistik (BRS), Rabu (5/11/2025), bahwa ekonomi Jatim tumbuh 1,70% (q-to-q) dibanding triwulan II/2025.
“Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicatat oleh sektor pengadaan listrik dan gas yang tumbuh 9,18 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, peningkatan tertinggi terjadi pada Komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 5,25 persen,” kata Zulkipli.
Secara tahunan (year-on-year), ekonomi Jatim triwulan III/2025 mengalami pertumbuhan 5,22% dibanding periode yang sama tahun lalu. Dari sisi produksi, sektor jasa perusahaan menjadi penopang utama dengan pertumbuhan 9,89%, sedangkan dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh ekspor barang dan jasa sebesar 7,19%.
Secara kumulatif hingga triwulan III/2025, ekonomi Jatim tumbuh 5,15%. Sektor jasa perusahaan kembali menjadi penyumbang tertinggi dengan pertumbuhan 9,26%, diikuti oleh ekspor barang dan jasa yang tumbuh 7,00%.
Dari sisi struktur ekonomi, industri pengolahan masih menjadi sektor dominan dengan kontribusi 31,16% terhadap total PDRB Jatim. Sementara itu, dari sisi pengeluaran, Konsumsi Rumah Tangga (PK-RT) menjadi komponen terbesar dengan kontribusi 59,86%.











