SURABAYA – Pentingnya wawasan kebangsaan di tengah masyarakat dan ini menjadi salah satu tonggak terdepan ketika terjadi persoalan-persoalan di tengah masyarakat terkait toleransi antar umat beragama.
“DPRD Jawa Timur menggelar sosialisasi Wawasan Kebangsaan tujuan utamanya menitik beratkan agar toleransi beragama yang terjadi di tengah masyarakat Jawa Timur harus mulai di bangkitkan kembali agar sesama agama saling menghargai, saling menghormati dan saling mengamankan,” trang Hadi Dediansyah, Minggu ( 16/1/2022 ).
Politisi asal Partai Gerindra Jatim ini mencontohkan seperti persoalan yang terjadi di daerah Lumajang beberapa waktu lalu, yang mana adanya seseorang yang membuang dan menendang sesajen hingga menimbulkan polemik di masyarakat .
“Kita harus saling menjaga budaya dan menghormati kebebasan umat beragama agar masyarakat rukun dan kuat sehingga kita terhindar dari fitnah,” terang Cak Dedi sapaan akrab Hadi Dediansyah.
Pimpinan Komisi A DPRD Jatim ini juga menegaskan, wawasan kebangsaan saat ini diharapkan di gencarkan di seluruh Jawa Timur dengan harapan menjadi fenomena baru atau menjadi kebangkitan baru dalam menepis persoalan-persoalan toleransi umat beragama.
Selain itu , para orang tua harus mengingatkan kepada anaknya selaku generasi penerus bangsa bahwa wawasan kebangsaan ini yang menjadi ujung tombak adalah Pancasila sebagai dasar negara dan sebagai idiologi bangsa harus di bangkitkan kembali.
“Untuk Generasi penerus dengan wawasan kebangsaan diharapkan menjadi pengingat khusus bangsa kita adalah bangsa gotong royong, bangsa saling menghormati dan menghargai,” jelas Cak Dedi .
“Sifat kebersamaan bangsa Indonesia harus di jiwai anak-anak . Menanamkan idiologi bangsa , dasar negara Pancasila, budi pekerti dan rasa kecintaan bangsa dan negara NKRI,” tegas Cak Dedi asli arek surabaya.( rofik)











