GRESIK | bidik.news – Program ketahanan pangan Desa Manyarsidorukun, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, mulai menunjukkan hasil. Pemerintah Desa (Pemdes) Manyarsidorukun menggelar panen raya melon dan sayuran yang dibudidayakan melalui program ketahanan pangan desa tahun 2026.
Panen tersebut menjadi bukti bahwa program ketahanan pangan tidak hanya diwujudkan melalui tanaman pangan pokok, tetapi juga dapat dikembangkan melalui budidaya hortikultura sesuai potensi lahan desa.
Menariknya, hasil panen tidak hanya dinikmati secara simbolis. Melon dan sayuran yang telah dipanen kemudian dijual kepada masyarakat. Warga juga diberi kesempatan memetik langsung buah melon yang telah matang dari lahan budidaya.
Antusiasme warga terlihat saat mereka mendatangi lokasi panen untuk membeli sekaligus memetik melon. Dalam waktu relatif singkat, hasil panen melon dan sayuran terserap oleh masyarakat.
Kepala Desa Manyarsidorukun, Su’udin, mengatakan budidaya melon tersebut merupakan bagian dari implementasi program ketahanan pangan di sektor pertanian dan perkebunan.
“Ini merupakan aplikasi dari program ketahanan pangan di bidang pertanian dan perkebunan. Alhamdulillah tanaman melon ini bisa berbuah dan bisa dipanen bersama,” kata Su’udin.
Menurutnya, keberhasilan panen tersebut menjadi pengalaman penting bagi Pemdes Manyarsidorukun untuk mengembangkan program ketahanan pangan secara berkelanjutan.
Selain menghasilkan komoditas pertanian, kegiatan tersebut juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengenal secara langsung proses budidaya hingga hasil produksi pangan.
Konsep panen yang melibatkan masyarakat dinilai memberikan nilai tambah. Warga tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga dapat melihat dan merasakan langsung hasil pengelolaan lahan melalui program desa.
Ke depan, budidaya melon dan sayuran tersebut berpotensi dikembangkan dalam program ketahanan pangan tahun berikutnya. Pengembangan jenis komoditas, peningkatan kualitas budidaya hingga strategi pemasaran dapat dilakukan agar manfaat program semakin luas.
Bagi Pemdes Manyarsidorukun, panen raya tersebut menunjukkan bahwa ketahanan pangan dapat dibangun dari pemanfaatan lahan produktif yang dikelola secara terencana dan hasilnya dapat kembali dinikmati masyarakat.
Dengan demikian, manisnya panen melon bukan hanya soal hasil pertanian, tetapi juga menjadi gambaran bahwa program ketahanan pangan berbasis desa dapat berjalan seiring dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.











