SURABAYA | BIDIK.NEWS – BPJS Ketenagakerjaan atau BPJamsostek hadir memberikan manfaat untuk pekerja di even Jatim Fair 2022 di Grand City, Surabaya, Jumat (7/10/2022).
Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur, Deny Yusyulian mengatakan, dengan kehadiran BPJamsostek berkolaborasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jatim, diharapkan para pekerja baik sektor penerima upah (PU) maupun bukan penerima upah (BPU) akan membuat masyarakat percaya bahwa pentingnya program jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Negara hadir untuk melindungi seluruh masyarakat Indonesia, khususnya di Jawa Timur”, kata Deny.
BPJamsostek, lanjutnya, hadir memberikan manfaat program, yaitu program Jaminan Kecelakaan Kerja Return To Work, Manfaat Layanan Tambahan, Manfaat Beasiswa Anak Pekerja dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, layanan untuk pekerja bukan penerima upah terutama layanan disabilitas dalam konteks mendorong para pengusaha agar mau mempekerjaan pekerja disabilitas.
Dengan dihadirkannya penerima manfaat hari ini, harapannya masyarakat mengetahui dan memahami program jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan suatu kebutuhan.
“Dengan menabung 36.800 rupiah di BPJamsostek dapat manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian. Dan melalui Jatim Fair ini, awareness masyarakat meningkat dan sadar betapa pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan”, ujar Deny.
Saat ini, di Jawa Timur perusahaan atau badan usaha di dominasi kecil mikro. Artinya kolaborasi BPJamsostek dengan Dinas Tenaga Kerja Dan Koperasi UMKM membuat kesadaran UMKM meningkat.
“Ibu Gubernur Khofifah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan jaminan sosial ketenagakerjaan, sinergi dengan dinas tenaga kerja terutama unit disabilitas. Bagaimana kemitraan ini terbangun sehingga banyak perusahaan yang ingin mempekerjakan kembali mereka yang mengalami resiko disabilitas,” tegasnya.
Sampai saat ini, sudah sekitar 143 yang mengalami musibah dan mendapatkan pengobatan perawatan, pelatihan dan telah bekerja kembali.
Deny menghimbau, kepada seluruh pengusaha dan pekerja, baik PU, BPU, pekerja jasa konstruksi, Non Aparatur Sipil Negara serta Pekerja Migran Indonesia untuk memproteksi diri dengan menjadi peserta BPJamsostek.
“Pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat untuk perlindungan diri dari risiko sosial dan ekonomi saat bekerja”. pungkas Deny.
Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyebut, Jatim Fair 2022 menjadi forum bisnis yang mempertemukan antara produsen dan juga pembeli tak hanya dari Jatim, namun juga luar provinsi dan pulau serta mancanegara dengan berbagai latar belakang.
“Saya optimistis ajang ini mampu menjadi motor penggerak dan percepatan kebangkitan ekonomi masyarakat di Jatim. Apalagi ini digelar offline usai dua tahun lamanya berkonsep hybrid,” imbuhnya saat membuka Jatim Fair.











