SAMPANG —Belum sampai satu bulan direhab SDN Tanggumong 1 sudah mengalami retak-retak di beberapa lokasi ruang kelas. Bahkan dikhawatirkan roboh, satu ruang kelas sudah dikosongkan. Sedangkan dua ruang kelas mengalami retak di tembok kelas.

Padahal dana alokasi khusus (DAK) untuk merehab bangunan sekolah itu mencapai Rp 210. juta. Salah satu ruangan terpaksa dikosongkan, karena adanya kekhawatiran dari pihak sekolah, bangunan itu runtuh, saat memasuki penghujan nanti.
Menurut Kep

ala Sekolah SDN Tanggumung, Wagisan, bahwa pondasi yang sebelumnya tidak dapat menahan beban berat yang saat ini dikerjakan. ”Sehingga dinding yang lama tidak kuat menahannya. Karena itu dinding tembok retak -retak,” ungkapnya.
Mengetahui terjadinya keretakan di sekolah tersebut, pihak Diknas Pendidikan Kabupaten Sampang sudah mengetahui. Rahman, Kasi Sarpras (sarana dan prasarana) Diknas Pendidikan Kabupaten Sampang mengatakan, pihaknya berharap kepada semua kepala sekolah untuk segera melaporkan bila terjadi kerusakan di bangunan sekolah.”Apalagi sekarang sudah ada laporan di SDN Tanggumung 1, ini tidak menutup kemungkinan terjadi di sekolah lain,” katanya.(syam)











