SUMENEP I BIDIK.NEWS – Anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Sumenep tahun ini akan diprioritaskan ke tiga sektor. Yakni kesehatan, pendidikan dan infrastruktur. Itu semua sudah disesuaikan dengan peraturan menteri keuangan (PMK) terbaru.
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur. KH Hamid Ali Munir mengatakan, APBD Sumenep tahun ini memang sudah ditetapkan. Namun kembali disesuaikan dengan PMK 211 dan 212. Namun, dirinya memastikan anggaran yang sudah ditetapkan tersebut tidak mengalami perubahan.
“Apa yang sudah menjadi keputusan di Tahun 2022, tentang anggaran tahun 2023, sebenarnya tidak ada perubahan,” katanya.
Politisi partai kebangkitan bangsa (PKB) itu juga menyampaikan, setiap program yang sudah ditetapkan harus dijalankan dengan maksimal. Makanya sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) harus saling bersinergi merealisasikan setiap programnya.
Tahun ini pemerintah memprioritaskan anggarannya untuk tiga sektor. Yakni bidang kesehatan, pendidikan dan infrastruktur. Makanya dana Yang ada di Dinas Pendidikan, Dinas kesehatan dan Dinas PU Tata Ruang tidak akan mengalami pengurangan.
“Dana di tiga sektor ini tidak akan ada pengurangan. Justru nanti akan ditambah untuk menunjang programnya,” ungkap Hamid Ali Munir.
Hamid Ali Munir menambahkan, semua program yang sudah tertuang di dalam regulasi harus dilaksanakan dengan baik. Apalagi anggarannya sudah disesuaikan dengan amanat Permenkeu. “ini sebagai upaya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” imbuh ketua DPRD. (Yusuf)











