SURABAYA | BIDIK.NEWS – Ludruk Karya Baru dari Mojokerto tampil dalam agenda kegiatan UPT Taman Budaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jawa Timur di Gedung Kesenian Cak Durasim Jl. Gentengkali, Surabaya, Sabtu (3/12/2022) malam.
Lakon yang dipentaskan dalam pergelaran itu adalah “Pendekar Wringin Kembar” dengan sutradara H Muhadin.
Agus Kuprit cs memulai dagelannya mulai pukul 20.00 WIB dan tampak dipenuhi penonton yang mayoritas dari kalangan millenial yang memenuhi kursi gedung pertunjukan Cak Durasim.
Semua ini tak lepas dari upaya UPT Taman Budaya yang terus berbenah dalam hal publikasi seni yang ternyata mampu menyasar anak-anak muda melalui media sosial yang terus dikembangkan.

Usai pertunjukan, H. Muhadin sebagai sutradara menyampaikan inti cerita dalam lakon “Pendekar Wringin Kembar” tersebut. Yakni seorang pendekar yang dulunya menjadi murid memaksa sang guru untuk secepatnya memberikan pusaka kepadanya. “Tetapi sebagai gurunya, malah tidak dikasih tahu, maka timbulah kekacauan akibat perbuatan sang murid,” ungkapnya.
H. Muhadin juga mengharapkan, semoga kesenian ludruk jaya selamanya dengan bertambahnya waktu dan makin banyak peminatnya. “Jangan sampai kita melupakan kesenian dan budaya bangsa. Karena perkembangan ludruk saat ini saya rasa sudah bukan hiburan prioritas masyarakat. Tapi kita berusaha sekuat tenaga agar ludruk bisa kepuncak lagi dan kembali seperti semula,” katanya.
Karena itu, H. Muhadin melakukan kaderisasi personilnya dengan merintis mulai dari jenjang anak anak, SMP hingga SMA dan mahasiswa. “Karena sebentar lagi saya akan berhenti, harus ada penerusnya,” tegasnya.
Dengan jumlah personil sebanyak 72 orang, Grup ludruk Karya Baru berdiri sejak tahun 1979 dan sampai sekarang masih eksis. “Setelah ini, tanggal 10 Desember kita tampil di Pasuruan. Setiap bulan rata-rata kita manggung lima kali,” pungkas H. Muhadin.
Kepala UPT Taman Budaya Disbudpar Jatim, Samad Widodo, SS., M.M menjelaskan, kesenian ludruk saat ini harus menyasar kalangan muda atau milenial. “Untuk itu kita perlu memberikan edukasi kepada kalangan muda seperti pelajar dan mahasiswa tentang ludruk. Karena itu sengaja hari ini kita undang ludruk Karya Baru dari Mojokerto untuk tampil,” pungkasnya.











