KEDIRI – BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK Cabang Kediri menyerahkan bantuan 3,5 ton beras kepada warga Kediri terdampak Covid-19. Secara simbolis, bantuan diserahkan Dodo Suharto Deputi Direktur Wilayah BPJAMSOSTEK Jatim kepada Bupati Kediri Haryanti didampingi Agus Suprihadi Kepala BPJAMSOSTEK Kediri di Joglo Pemkab Kediri, Selasa (23/6/2020).
“Hari ini kami menyerahkan bantuan beras sebanyak 3,5 ton beras kepada Pemkab Kediri untuk didistribusikan ke warga terdampak Covid-19 di Kab. Kediri,” ujar Agus Suprihadi.
Agus berharap, dengan bantuan tersebut bisa memberi manfaat dan membantu meringankan beban masyarakat terdampak Covid-19. Apalagi yang terdampak secara langsung atau didaerahnya yang di isolasi mandiri.
Selain itu, BPJAMSOSTEK Kediri juga menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) Rp 70.382.710 secara simbolis kepada Dartik, ahli waris dari tenaga kerja kepesertaan dari PT. Gudang Garam yang meninggal dunia.
“Santunan Jaminan Kematian kepada peserta merupakan salah satu program manfaat bagi peserta. Dan kematian peserta ini bukan karena kecelakaan kerja, sehingga ini masuk dalam santunan jaminan kematian,” ujar Agus.
Selain santunan JKM, juga diserahkan santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) Meninggal Dunia sebesar Rp 119.424.650 kepada Dwi Aprilia, ahli waris dari tenaga kerja kepesertaan CV. GTT yang meninggal karena kecelakaan kerja. Selain Santunan JKK Meninggal Dunia, ahli waris juga mendapatkan beasiswa untuk 1 orang anak sampai lulus kuliah.
“Semoga dengan santunan yang diberikan kepada ahli waris dari peserta yang mengalami kematian atau kecelakaan kerja bisa membantu meringankan beban keluarga,” harap Agus.
Untuk diketahui, sangat besar manfaat dari peserta BPJAMSOSTEK bagi seluruh masyarakat pekerja apapun profesinya. Sehingga, diharapkan masyarakat yang belum terdaftar sebagai peserta BPJAMSOSTEK bisa segera mendaftar.











