SIDOARJO l bidik.news – Masalah banjir menahun yang menghantui warga desa Balunggabus Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, menjadi sorotan utama dalam agenda reses anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Hari Yulianto. Dalam pertemuan yang digelar Minggu (15/12/2026).
Anggota Fraksi PDI-P DPRD Jatim ini menegaskan bahwa penanganan banjir di wilayah ini tidak bisa ditunda lagi dan harus menjadi fokus utama pemerintah.
Hari Yulianto mengakui bahwa secara prinsip, pengatasan banjir di Sidoarjo memerlukan koordinasi lintas sektoral yang kuat. Hal ini dikarenakan adanya tumpang tindih kewenangan antara pemerintah kabupaten dan provinsi. Menurutnya, pemetaan wilayah mana yang menjadi tanggung jawab daerah dan mana yang menjadi ranah Provinsi adalah langkah awal untuk memutus rantai masalah genangan.
“Kita akan berkoordinasi secara intens terkait masalah kewenangan. Ada wilayah yang masuk kewenangan kabupaten, ada yang provinsi. Secara internal partai, kami akan mengonsolidasikan seluruh tingkatan, mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga pusat, untuk melihat mana yang bisa diselesaikan lebih dulu dan bagaimana jadwal eksekusinya,” ujar Hari Yulianto di hadapan warga desa Balunggabus .
Anggota DPRD Jatim Dapil Sidoarjo ini tidak menampik bahwa tantangan terbesar saat ini adalah kondisi keuangan pemerintah yang sedang dalam posisi sulit atau “roto abot”.
Meski anggaran terbatas, Hari menekankan bahwa skala prioritas harus diletakkan pada isu-isu mendasar yang menyentuh langsung kehidupan rakyat, salah satunya adalah penanggulangan banjir yang kerap melumpuhkan aktivitas ekonomi warga.
“Memang secara keuangan pemerintahan saat ini sedang berat. Kita harus berpikir realistis dan menentukan prioritas. Bagi saya, banjir ini harus jadi fokus utama untuk dicarikan solusinya sesegera mungkin. Kita ingin ada percepatan agar warga tidak terus-menerus menjadi korban setiap musim hujan tiba,” tegas ketua DPC PDIP Kabupaten Sidoarjo.
Terkait infrastruktur penunjang, Hari memberikan kabar baik mengenai perbaikan sejumlah ruas jalan kabupaten yang rusak akibat banjir.
Ia menyebut bahwa beberapa jalan berlubang di wilayah desa Balunggabus kecamatan Candi dijadwalkan akan dikerjakan dengan baik pada tahun ini. Sementara untuk kebutuhan infrastruktur yang belum ter-cover oleh pemerintah kabupaten, ia berjanji akan memperjuangkannya melalui jalur anggaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur. ( Rofik )











