
SURABAYA|BIDIK – Petugas keamanan Gedung Grahadi, Jalan Pemuda Surabaya dikagetkan oleh ulah orang gila bernama Gatot Sugeng, 47, Sabtu (6/1). Warga jalan Gunung Sari 1-3/ 21 RT 4 RW 7 ini membawa dua bom molotov. Untung saja petugas segera meringkus dan membawanya ke Polrestabes Surabaya sebelum bom tersebut diledakkan.
Komandan regu Satpol PP Grahadi, Septo Yusufi menjelaskan, pria berkaos kuning tersebut tiba tiba naik ke atas pagar sisi barat gedung dan duduk diatasnya sekitar pukul 11.48 WIB. Septo yang melihat dari pos jaga langsung bergerak dan meminta pelaku turun dari pagar. “Ternyata dia membawa dua bom molotov. Dia tidak mau turun,” kata Septo.
Karena membahayakan obyek vital, akhirnya Septo memerintahkan anak buahnya menelepon petugas Polsek Genteng. Sedangkan petugas yang lain tetap merayu orang berambut panjang tersebut agar turun.
“Dia sempat mengangguk saat diancam akan dilaporkan ke polisi,” tutur Septo.
Sekitar pukul 13.00 WIB, dua intel tiba di TKP dan meminta orang tersebut turun bersama beberapa anggota Satpol PP . “Tetap saja dia tidak mau meskipun dirayu dengan uang dan rokok. Malah orang itu bilang, jangan menghina saya ya!” kata Septo menirukan ucapan tersangka.
Tak ada pilihan, polisi berbaju preman tersebut langsung menarik warga Wonokromo tersebut sampai terjatuh untuk diringkus. Tak disangka, tersangka melawan dengan menyerang petugas menggunakan botol yang dibawanya, dan tepat mengenai kepala petugas.
Sempat terjadi kejar kejaran, tapi Gatot bisa diringkus dan dibawa ke Polrestabes Surabaya. Riz









