PASURUAN I bidik.news – Memasuki musim penghujan pada saat ini, banyak penyakit menyerang terhadap warga utamanya mereka yang selama ini hidup tidak memperhatikan tentang kesehatan.
Pada saat ada giat mengenai kesehatan, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo, meninjau langsung pelaksanaan giat tersebut yakni skrining kesehatan gratis di Puskesmas UOBF Ngempit, Selasa siang kemarin. Kegiatan ini mendapat iantusiasme tinggi dari masyarakat yang sejak pagi telah mengantri untuk memeriksakan kondisi kesehatannya.
Dalam kesempatan ini, Mela Rusdi sapaan akrab istri Bupati Pasuruan, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan, dr. Ani Latifah, serta sejumlah pengurus PKK lainnya. Mengapresiasi giat ini untuk kepentingan masyarakat.
Mela menilai tingginya jumlah warga yang datang menunjukkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan sudah mulai meningkat, terlebih layanan tersebut diberikan secara gratis.
“Saya lihat animo masyarakat sangat tinggi. Karena gratis, banyak warga yang memanfaatkan kesempatan ini untuk sekalian memeriksakan kesehatan,” ujarnya.
Di hadapan warga, Mela mengimbau agar masyarakat lebih waspada menjaga kondisi tubuh, mengingat musim penghujan kerap memunculkan berbagai penyakit. Menurutnya, intensitas sinar matahari yang berkurang sering memicu turunnya imunitas warga.
“Kalau kata orang Jawa, ini musim penyakit. Karena matahari tidak seterang musim kemarau, banyak yang tiba-tiba flu, batuk, demam, hingga penyakit kulit seperti gatal-gatal. Bahkan ISPA dan demam berdarah juga rawan muncul,” ingatnya.
Sementara itu, Kepala UOBF Puskesmas Ngempit, drg. Endang Zulmaliana, menjelaskan bahwa skrining kesehatan gratis tersebut hanya digelar satu hari dengan kuota 50–70 peserta. Namun, dalam beberapa jam saja seluruh kuota langsung terpenuhi.
“Keluhan warga paling banyak adalah pegal linu, asam urat, dan kolesterol. Tim kami langsung stand by untuk melakukan pemeriksaan sesuai kebutuhan,” jelasnya.
Kegiatan skrining kesehatan ini diharapkan dapat membantu deteksi dini penyakit, sekaligus mendorong masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan diri maupun keluarga, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.
“Ayo jaga kesehatan tubuh kita jangan sampai terserang penyakit,” jelas drg Endang mengingatkan. (rusdi)











