TULUNGAGUNG l Bidik.news–Pemerintah Kabupaten Tulungagung secara resmi meluncurkan program inovatif dalam Peningkatan kesejahteraan masyarakat kecil, khususnya para tukang becak untuk dilatih memgemudikan becak listrik bantuan dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Kegiatan itu dibuka langsung oleh Bupati Tulungagung H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., pada Kamis (08/01/2026) di pendopo kongas arum kusumaning Bongso.
Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB ini merupakan kolaborasi antara Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), PT Pindad, dan Pemerintah Kabupaten Tulungagung. Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan GSN, tim teknis PT Pindad, Kepala Satpol PP, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Sosial, serta para penerima manfaat.
Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo dalam kesempatannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada Presiden Prabowo Subianto. Beliau menegaskan bahwa bantuan sebanyak 200 unit becak listrik ini merupakan wujud nyata kepedulian negara terhadap martabat pekerja sektor informal.
“Presiden ingin para pengemudi becak, khususnya yang sudah sepuh, tetap bisa bekerja dengan layak dan manusiawi. Dengan becak listrik ini, beban fisik pekerjaan menjadi lebih ringan, dan harapan untuk memenuhi kebutuhan keluarga menjadi lebih terang,” kata Bupati.
Pemerintah Kabupaten Tulungagung memastikan bantuan ini menjunjung prinsip keadilan. Kriteria utama penerima manfaat adalah pengemudi becak berusia di atas 60 tahun, berasal dari keluarga kurang sejahtera, lolos proses verifikasi data yang cermat dan transparan oleh Dinas terkait.
Bupati juga berpesan kepada para penerima agar bantuan ini dirawat dengan penuh tanggung jawab. Ia menegaskan bahwa pembangunan yang baik adalah pembangunan yang inklusif dan tidak meninggalkan siapapun di belakang.
Suasana haru dan antusiasme terlihat saat acara hampir berakhir. Sebagai simbolis dimulainya operasional bantuan tersebut, Bupati Gatut Sunu Wibowo bersama salah satu penerima manfaat mencoba langsung mengendarai becak listrik mengelilingi area pendopo. Hal ini dilakukan untuk memastikan unit dari PT. Pindad tersebut siap digunakan dengan aman oleh para pengemudi. Dengan adanya bantuan ini, Pemerintah Kabupaten Tulungagung berkomitmen untuk terus mendukung program pemberdayaan masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan dan pekerja sektor informal, guna merasakan hasil pembangunan secara merata.











