JAKARTA – Perusahaan pengembang terkemuka Australia, Crown Group memberikan informasi terkini terkait pandangannya terhadap perusahaan-perusahaan global yang mulai beradaptasi dengan teknologi pada saat pandemi global Covid-19. CEO & Founder Crown Group, Iwan Sunito mengungkapkan pandangannya terhadap transformasi yang terjadi di dunia 3 bulan terakhir.
Kondisi saat ini telah memaksa banyak perusahaan melakukan proses transformasi menjadi perusahaan yang berbasis teknologi. Ketiadaan kesempatan untuk berinteraksi secara normal telah memunculkan celah baru kebutuhan ataupun ketergantungan terhadap teknologi.
“Adaptasi teknologi adalah keniscayaan untuk menghadirkan pengalaman yang baru bagi konsumen. Dan perlu diingat, bahwa selalu ada kesempatan berkembang di setiap krisis yang terjadi, yang berujung kepada lahirnya sebuah inovasi,” kata Iwan, Selasa (2/6/2020).
Iwan, yang merupakan alumnus UNSW menjelaskan, Crown Group salah satu perusahaan swasta terbesar di Australia selalu mengadaptasi teknologi sejak dulu, untuk menciptakan pengalaman baru bagi pembeli properti dan tamu hotel.
“Kami telah berhasil menciptakan video 360-derajat yang menakjubkan untuk proyek-proyek utama kami dan hotel Skye Suites, termasuk diantaranya Mastery by Crown Group dan Waterfall by Crown Group. Disamping memperkuat program pemasaran melalui keterlibatan platform lini masa. Sehingga tim sales kami dapat melakukan tur property virtual secara live kepada para agen penjualan dan konsumen,” ujar Iwan.
Terbukti bahwa raihan penjualan hingga Mei 2020, lanjut Iwan, berhasil mencapai Rp. 630 miliar dan ini melampaui ekspektasi sebelumnya
“Bahkan sejak 24 bulan yang lalu, kedua hotel kami, Skye Suites Parramatta dan Skye Suites Sydney sudah memiliki fitur layanan virtual concierge, yang berujung dinobatkannya kedua hotel tersebut sebagai The Best Technology Hotel oleh HM Awards selama dua tahun terakhir (2018 – 2019),” katanya.
Dan katanya, banyak tamu yang menginap di Skye Suites sangat menyukai fitur tersebut. Terlihat jelas bahwa teknologi dan perusahaan sudah menjadi satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.
Iwan Sunito yang lahir di Surabaya dan sempat menghabiskan masa remajanya di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, juga mengungkapkan hal lain dari pandemi Covid-19 ini.
Di sisi lain, ini adalah waktu bagi semua orang untuk kembali terhubung dengan komunitas lebih dari sebelumnya. “Bagaimana kita bisa menjangkau keluar, karena kita peduli sembari menumbuhkan kembali semangat kebersamaan. Bagaimana kita bisa kembali menghargai semua hal yang selama ini kita anggap tidak penting dalam hidup kita. Kita harus mempererat kembali hubungan yang sempat renggang,” pesannya.
Di Crown Group sudah seperti keluarga dan banyak pembeli adalah lingkaran terdekat. Iwan mendorong semua karyawan Crown Group, teman-teman dan keluarga untuk membagikan foto kegiatan mereka sehari-hari di rumah melalui platform lini massa Instagram dengan tanda pagar #stayhomewithcrowngroup.
“Bagi kami kebersamaan ini adalah untuk selamanya. Ini tentang bagaimana menjaga milik kita sendiri, perusahaan kita, karyawan kita, konsumen kita dan penyewa kita,” tutup Iwan Sunito.











