SURABAYA | bidik.news – Memperingati Hari Anak Nasional (HAN) pada 23 Juli, Swayanaka Surabaya menggelar Aksi Anti Kekerasan dan Pelecehan Seksual pada Anak di SMPN 47 Surabaya dengan tema “Mewujudkan Masa Depan yang Cerah Tanpa Kekerasan Seksual pada Anak”, Rabu (31/7/2024) yang diapresiasi seluruh guru, murid dan orang tua murid SMPN 47 Surabaya.
Swayanaka Surabaya dan SMPN 47 Surabaya mengundang wali murid untuk mengikuti penyuluhan tentang edukasi kesehatan anak.
Swayanaka Surabaya menggandeng dokter-dokter ahli dan berpengalaman di bidangnya. Pemateri saat penyuluhan pencegahan kekerasan dan pelecehan pada anak dibawakan oleh Dokter Muda Yovita Alviana, S.Ked dan dr. Tizar Dwi Satyoputro Sp. OG, M.Ked.Klin.
Sehingga, diharapkan ilmu dan diskusi bersama dapat menumbuhkan kesadaran akan bahaya dari dampak kekerasan dan pelecehan seksual pada anak.
Selain melakukan penyuluhan mengenai pencegahan kekerasan dan pelecehan seksual pada anak serta diskusi bersama wali murid mengenai parenting edukasi kekerasan dan pelecehan seksual pada anak, Swayanaka Surabaya juga mengajak siswa-siswi SMPN 47 Surabaya bermain games dan memberi cap telapak tangan pada spanduk sebagai simbol penolakan atas kekerasan dan pelecehan seksual pada anak.
Siswa-siswi SMPN 47 Surabaya terlihat antusias dan bersemangat saat mengikuti rangkaian acara. Swayanaka Surabaya juga terbantu oleh Guru-guru SMPN 47 Surabaya dan OSIS setempat dalam menyediakan fasilitas, mengatur, dan mengkoordinasi jalannya kegiatan sehingga berjalan dengan baik.
Swayanaka Surabaya mengucapkan terimakasih kepada SMPN 47 Surabaya, dan semua pihak yang telah berpartisipasi membantu acara karena sudah ikut serta dalam pencegahan kekerasan dan pelecehan seksual pada anak.
Swayanaka Surabaya berharap Aksi Anti Kekerasan Seksual pada Anak dapat menyebar luas di masyarakat dan menekan angka kekerasan dan pelecehan seksual di Indonesia.











