BIDIK NEWS | SURABAYA – Sebagai penunjang kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian Fakultas Kedokteran Hewan (FKH), Universitas Airlangga (Unair) meresmikan gedung baru Rumah Sakit Hewan (RSH) Pendidikan Unair, Kamis (5/4). Menandai peluncuran itu, dibuka pelayanan gratis kepada 25 pendaftar pasien hewan pertama.
Soft opening dihadiri jajaran pimpinan FKH, Dekan Fakultas Perikanan dan Kelautan Prof. Dr. Mirni Lamid, drh., MP, serta Wakil Rektor IV Junaidi Khotib, S.Si, Apt., M.Kes, Ph.D, mewakili Rektor. Juga beberapa perwakilan dari Dinas Peternakan Surabaya.
Peresmian gedung baru itu menambah panjang daftar jumlah rumah sakit yang dimiliki Unair. Yakni, setelah Rumah Sakit Unair (RSUA) yang diresmikan pada 2011 serta Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) pada 2016.
Direktur RSH Pendidikan FKH Unair Surabaya, Prof. Dr. Kusnoto Supranianondo, drh., MS., mengatakan, keberadaan rumah sakit itu diharapkan mampu menjadi media peningkatan kualitas mahasiswa dalam pemeliharaan dan penanganan kasus-kasus hewan, hususnya dengan ragam kasus dari pasien.
”Pelayanan dibuka Senin–Jum’at pukul 08.00-17.00. Dan, Sabtu pukul 09.00-13.00. Rata-rata per hari di klinik kita menanggani 75 pasien. Ke depan, ditargetkan setiap hari seratus pasien. Dengan begitu, pengalaman mahasiswa juga bisa lebih variatif,” tambahnya.
Menanggapi pernyataan Prof. Dr. Kusnoto, Dekan FKH Unair, Prof., Dr., Pudji Srianto drh., M.Kes., menjelaskan, RSH Pendidikan Unair diharapkan memiliki 3 fungsi, yakni perawatan kesehatan hewan, edukasi dan rekreasi.
”Soal perawatan hewan, jelas ini memberikan pelayanan yang berhubungan dengan kesehatan hewan,” ujarnya.
Fungsi pendidikan, tambahnya, tentu terjadi pelibatan sivitas akademik, baik mahasiswa ko-asistensi maupun tenaga dosen dalam proses-proses perawatan hewan. ”Fungsi rekreasi, selain vaksinasi, nanti dapat berupa pada pelayanan grooming. Jadi, ke depan, ada upaya membuat kenyamanan bagi pet animal,” tuturnya.
Prof. Pudji menambahkan, RSH Pendidikan Unair bertujuan mempeluas jangkauan layanan kesehatan hewan terhadap komoditas ternak maupun hewan kesayangan. Lalu menjadi rujukan dokter hewan praktik, laboraturium daerah, dan puskeswan (Pusat kesehatan hewan) di Jatim.
”Termasuk menjadi pusat informasi kesehatan hewan dan sebagai salah satu mitra pemerintah dalam pengendalian penyakit dan peningkatan kesehatan veteriner,” ucapnya.
Sementara itu, dalam sambutannya sekaligus meresmikan RSH Pendidikan Unair, Junaidi Khotib, S.Si, Apt., M.Kes, Ph.D, menyatakan, fasilitas penunjang pendidikan terus didorong Unair. Terutama terkait dengan keilmuan dan penelitian.
Peresmian tersebut, lanjutnya, juga menjadi bagian dalam proses menyiapkan lulusan yang berkualitas. Sekaligus sebagai bagian dari upaya menuju reputasi world class university (WCU).
”Sinergi antara FKH dan RSH Pendidikan Unair sangat diperlukan dalam mengoptimalkan peran masing-masing. Khususnya terkait dengan pembelajaran atau pendidikan. Rumah sakit ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi minimal yang dicapai para lulusan FKH Unair,” imbuhnya. (hari)
Teks : RSH Pendidikan Unair dengan bangunan 4 lantai ini berada di kampus C Unair, tepatnya di sebelah gedung FKH Unair di Jalan Dharmahusada Permai, Mulyorejo. (Foto : Ist)










