PASURUAN l BIDIK.NEWS – Saat menjalankan tugas reses yang pertama tahun 2023 Anggota DPRD Jatim H.Rohani Siswanto di tanyai warga Kejayan Pasuruan soal keberadaan Perda Pesantren. Pasalnya lembaga di bawah naungan yayasan Madrasah Diniyah Ma,Arif NU ingin mendapat bantuan karena Jawa Timur sudah memiliki Peraturan Daerah ( Perda ) tentang Pondok Pesantren.
Menurut H.Rohani Pemerintah daerah provinsi Jawa Timur banyak memiliki program- program sekedar jalan di tempat , tidak hanya Perda saja tetapi yang berkaitan dengan pesantren juga tidak jalan.
Jangan hanya simbul- simbul semata yang selalu di gembor- gemborkan tetapi harus di buktikan secara nyata.
“Seperti program one pesantren one produk hingga kini kurang berkembang . Mestinya produk pesantren selalu di libatkan dalam pameran- pameran atau event- event , ” terang H.Rohani saat reses di Kejayan Pasuruan pada Sabtu ( 24/3/2023 ).
Legislator Fraksi Gerindra DPRD Jatim ini menjelaskan semestinya pemerintahan Gubernur Khofifah bahwa segala kebijakan terkait pesantren implementasinya harus bisa di rasakan.jangan hanya seremonial aja tetapi harus di nyatakan secara real .begitu juga soal kebijakan pupuk yang hingga kini banyak petani menjerit terkait ketersedian pupuk di Jawa Timur.
” Saya berharap tidak hanya Perda nya saja yang di maksimalkan tetapi harus di sertai dengan anggaran yang maksimal. Implementasi dari visi misi Gubernur juga harus di jalankan sehingga masyarakat bisa merasakannya termasuk salah satunya bantuan pondok pesantren , ” pungkas Pimpinan Komisi A DPRD Jatim . ( Rofik )











