• Beranda
  • CARRIER
  • DISCLAIMER
  • Dukungan
  • Home 1
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Home 6
  • Kantor Bidik
  • kantor Depan bidik
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tarif Iklan Cetak
  • Tarif Iklan Online
  • TENTANG KAMI
  • Terms of Service
Bidik.news
Baner Iklan
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
No Result
View All Result
Bidik.news
No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
Home PENDIDIKAN

Sampoerna Academy Kembangkan Kecerdasan Budaya dan Kompetensi Bahasa Melalui Pedagogi STEAM

Haria Kamandanu by Haria Kamandanu
3 years ago
in PENDIDIKAN, JAWA TIMUR
Reading Time: 3 mins read
0
Adelina Holmes, Principal Sampoerna Academy Pakuwon Indah &
John Murphy, Principal Sampoerna Academy Grand Pakuwon saat jumpa media

Adelina Holmes, Principal Sampoerna Academy Pakuwon Indah & John Murphy, Principal Sampoerna Academy Grand Pakuwon saat jumpa media

0
SHARES
38
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA | BIDIK.NEWS – Sebagai sekolah interkultural, Sampoerna Academy berkomitmen mendorong lahirnya generasi masa depan yang memiliki kompetensi abad 21 dengan menerapkan pendekatan Science, Technology, Engineering, Arts, & Mathematics (STEAM).

Sampoerna Academy juga fokus pada pengembangan karakter peserta didik melalui berbagai kegiatan belajar mengajar non-formal, seperti menggelar perayaan Lunar New Year sebagai upaya mengembangkan kecerdasan budaya dan kompetensi bahasa.

John Murphy, Principal Sampoerna Academy Grand Pakuwon menjelaskan, Sampoerna Academy fokus pada pendekatan STEAM untuk mengembangkan kompetensi 5C pada murid, yaitu Creativity, Critical Thinking, Communication, Collaboration, dan Character.

“Kami menerapkan program trilingual atau tiga bahasa, yaitu Indonesia, Inggris, dan Mandarin. Ini untuk mendapatkan hasil optimal, proses belajar mengajar di Sampoerna Academy tidak hanya dilakukan di dalam kelas, tetapi juga di luar kelas, melalui berbagai kegiatan atau program edukatif. Misalnya, setiap tahun kami menggelar perayaan Lunar New Year untuk mengembangkan kecerdasan budaya dan kompetensi bahasa di kalangan peserta didik,” ungkap John, Jumat (20/1/2023).

Sampoerna Academy Kembangkan Kecerdasan Budaya dan Kompetensi Bahasa Melalui Pedagogi STEAM 1
Festival budaya menjadi momen pembentukan karakter peserta didik
agar memiliki kecakapan abad 21

Dalam perayaan Lunar New Year tahun ini, Sampoerna Academy Grand Pakuwon mengangkat tema “China Through The Ages”, di mana anak murid dan orang tua mengenal salah satu peradaban tertua di dunia dari masa ke masa. Menariknya, seluruh pertunjukan di festival budaya ini ditampilkan dan dipersembahkan para murid.

Hal ini contoh nyata pembelajaran menggunakan STEAM, di mana murid didorong untuk berpikir kritis dan memahami lebih mendalam, serta diberi kesempatan mengeksplorasi seluruh kemampuannya dalam mencari solusi atau cara baru.

Berbeda dengan Sampoerna Academy Pakuwon Indah, di mana murid-muridnya berusia Early Learning dan TK antara 2 sampai 5 tahun, pengembangan kecerdasan budaya dan kompetensi bahasa dilakukan dengan cara yang unik.

Adelina Holmes, Principal Sampoerna Academy Pakuwon Indah mengatakan, untuk peserta didik usia early learning, kegiatan yang dilakukan sifatnya lebih menyenangkan, tapi tetap mendidik. Misalnya, membuat tulisan kaligrafi ucapan Lunar New Year, atau melukis dan menghias lentera.

“Ini adopsi konsep pembelajaran “Power of Play” yang menjadi kurikulum IEYC (International Early Years Curriculum) yang kami terapkan di Sampoerna Academy,” jelas Adelina.

Perayaan Lunar New Year juga upaya Sampoerna Academy menanamkan di peserta didik mengenai tatanan nilai-nilai budaya Asia yang mengedepankan keharmonisan, toleransi, dan saling menghargai. Harapannya, siswa dapat mengembangkan pola pikir global melalui kurikulum internasional yang dipelajari, sambil tetap menjunjung falsafah luhur Asia, tempat mereka lahir atau tinggal.

Tentunya pola pikir ini menjadi buah dari upaya pengembangan kecerdasan budaya yang ditanamkan sejak dini. Seperti dilontarkan Psikolog Anak dan Remaja Vera Itabiliana di Webinar Cultural Intelligence: An Essential Skill Set for 21st Century yang digelar Sampoerna Academy.

Kecerdasan budaya mengacu pada kemampuan seseorang untuk berinteraksi secara efektif dalam konteks beragam budaya. Yang tentunya berkaitan dengan kompetensi kognitif atau berpikir, mengelola emosi, dan berperilaku saat berhadapan dengan orang lain.

“Bila anak cerdas budaya, mereka akan lebih luwes dalam bergaul, memiliki kecakapan komunikasi lebih baik, fleksibel dalam berpikir atau open minded, serta mampu menjalin hubungan lebih harmonis dan minim konflik dengan orang-orang di sekitarnya,” jelasnya.

Vera menambahkan, selain peran sekolah, pengembangan karakter dan kemampuan cerdas budaya pada anak sebaiknya juga dilakukan di keluarga atau rumah. Ada berbagai cara yang bisa dilakukan orang tua untuk melatih kecakapan ini. Mulailah dengan memperkenalkan budaya sendiri kepada anak, setelah itu mengajak anak melihat atau memperhatikan budaya lain yang ada.

“Ajarkan anak berempati terhadap budaya lain yang mungkin berbeda dengan budaya sendiri. Para orang tua juga bisa melibatkan anak dalam perilaku atau gestur yang menghargai budaya lain, atau bisa juga dengan memperkenalkan bahasa baru,” kata Vera.

“Harapan kami, melalui perayaan Lunar New Year tahun ini, kecerdasan budaya dan kompetensi bahasa para peserta didik menjadi lebih terasah. Sehingga mereka bisa memiliki jiwa kepimpinan inklusif, serta mampu beradaptasi lebih cepat saat menghadapi tantangan global. Sampoerna Academy juga mengucapkan Selamat Tahun Baru Lunar, semoga kita semua selalu dalam keadaan sehat dan sejahtera,” tutup John Murphy.

Related Posts:

  • sampoerna
    Sampoerna Academy Surabaya Cetak Innovator Sejak Usia Dini
  • IMG-20181226-WA0015
    Cegah Pekerja Anak, Sampoerna Luncurkan Rumah Pintar 
  • komisid
    Komisi D Minta PT Sampoerna Terapkan Protokol Kesehatan
  • bahasa
    Hadirkan Guru Dari Inggris Guna Tingkatkan Bahasa…
  • pjbbb
    PJB Buka Kuliah Perdana Kampus Merdeka
  • IMG-20220728-WA0033
    Siswa KIBI TNI AL dan Sastra Unitomo Gelar Cross…
Previous Post

Ketua DPRD Surabaya Minta Stiker Keluarga Miskin Ditinjau Ulang

Next Post

Tahun 2023, Pemkab Pasuruan Canangkan Program Unggulan UHC

Haria Kamandanu

Haria Kamandanu

RelatedPosts

Difasilitasi OJK, 5635 Nelayan Banyuwangi Dapat Akses Pembiayaan
JAWA TIMUR

Difasilitasi OJK, 5635 Nelayan Banyuwangi Dapat Akses Pembiayaan

by Nanang Firmansyah
16/04/2026
0

BANYUWANGI | bidik.news – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember terus mendukung terciptanya keuangan inklusif di Banyuwangi. Salah satunya, OJK telah...

Read moreDetails
Dianggap Hina Surya Paloh , Anggota Fraksi NasDem DPRD Jatim Protes Keras Pemberitaan Majalah Tempo

Dianggap Hina Surya Paloh , Anggota Fraksi NasDem DPRD Jatim Protes Keras Pemberitaan Majalah Tempo

16/04/2026
Pemkab Sosialisasi Penempatan Pedagang, Pasar Banyuwangi Diproyeksi Jadi Ikon dan Destinasi Wisata

Pemkab Sosialisasi Penempatan Pedagang, Pasar Banyuwangi Diproyeksi Jadi Ikon dan Destinasi Wisata

16/04/2026

Butuh Dana Cepat, Proses Mudah, DANASTRA FIFGROUP Jadi Solusi Pilihan Tepat

16/04/2026

Polres Gresik Ungkap Penimbunan 17 Ribu Liter Solar Subsidi, Satu Tersangka Ditahan

16/04/2026

Gelar Aksi di Pendopo, Aliansi Rakyat Banyuwangi Harap Pemkab Tak Memihak Antek Asing

16/04/2026
Next Post
Tahun 2023, Pemkab Pasuruan Canangkan Program Unggulan UHC

Tahun 2023, Pemkab Pasuruan Canangkan Program Unggulan UHC

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bidik.news

Bekerja dengan Mata Hati

Follow Us

Recent News

Difasilitasi OJK, 5635 Nelayan Banyuwangi Dapat Akses Pembiayaan

Difasilitasi OJK, 5635 Nelayan Banyuwangi Dapat Akses Pembiayaan

16/04/2026
Dianggap Hina Surya Paloh , Anggota Fraksi NasDem DPRD Jatim Protes Keras Pemberitaan Majalah Tempo

Dianggap Hina Surya Paloh , Anggota Fraksi NasDem DPRD Jatim Protes Keras Pemberitaan Majalah Tempo

16/04/2026
  • TENTANG KAMI
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privacy
  • DISCLAIMER
  • CARRIER
  • Tarif Iklan Online
  • Tarif Iklan Cetak
  • Dukungan

© 2025 PT Pulitzer Indonesia Media-IT Bidiknews.

No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM

© 2025 PT Pulitzer Indonesia Media-IT Bidiknews.