PASURUAN I bidik.news – Untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat luas. Terbaru, RSUD Grati ini resmi mengoperasikan pusat layanan vaksinasi internasional guna memfasilitasi kebutuhan warga yang berencana melakukan perjalanan lintas negara.
Secara resmi layanan ini diluncurkan pada Selasa (21/4/2026) bulan lalu. Ini sebagai solusi bagi para pelaku perjalanan luar negeri, mulai dari jemaah haji dan umrah, pelajar, pekerja migran, hingga wisatawan.
Direktur RSUD Grati, drg. Dyah Retno Lestari, mengungkapkan bahwa inovasi ini merupakan langkah strategis untuk merespons tingginya mobilitas global saat ini.
“Kami berkomitmen menghadirkan layanan vaksinasi yang tidak hanya aman dan terjamin keasliannya, tetapi juga efisien. Seluruh proses didampingi oleh tenaga medis ahli agar masyarakat mendapatkan perlindungan kesehatan yang optimal sebelum berangkat ke luar negeri,” kata Retno, Rabu (6/5/2026).
Retno sapaannya menjelaskan Layanan ini menyediakan berbagai jenis vaksin sesuai standar kesehatan internasional, di antaranya meningitis (meningokokus) persyaratan wajib bagi jemaah umrah dan haji. Hepatitis A & B untuk perlindungan fungsi hati. Tifoid pencegahan demam tifoid. Influenza vaksinasi tahunan untuk ketahanan tubuh.
Sebelum penyuntikan, setiap pasien akan melalui tahap skrining kesehatan dan edukasi medis untuk memastikan kondisi tubuh siap menerima imunisasi.
Untuk menjaga kenyamanan pasien, RSUD Grati menerapkan sistem alur terintegrasi dengan jadwal operasional mulai Senin–Kamis pukul 08.00–12.00 WIB (Berdasarkan perjanjian). Jumat–Sabtu pukul 08.00–11.00 WIB (Berdasarkan perjanjian). Minggu dan Hari Libur Nasional tutup.
Kehadiran fasilitas ini diharapkan menjadikan RSUD Grati sebagai rujukan utama layanan vaksinasi internasional di wilayah Pasuruan. Selain memperkuat kualitas internal rumah sakit, langkah ini juga menjadi upaya nyata dalam mencegah risiko penularan penyakit antarnegara melalui perjalanan internasional.
Dokter energik ini berharap masyarakat Pasuruan Timur dan sekitarnya jangan lupa melakukan vaksinasi internasional apabila hendak ke luar negeri.
“Ini untuk menjaga kesehatan tubuh agar terbebas dari penularan penyakit yang berbahaya,” tegas Retno. (rusdi)











