GRESIK I bidik.news – Pos Bantuan Hukum (Posbakum Pengadilan Negeri (PN) Gresik terus melakukan inovasi dan optimalkan pelayanan hukum. Salah satunya, program Posbakum PN Gresik masuk desa.
Posbakum PN Gresik pada 2022 posbakum PN Gresik berhasil menyabet Juara I Nasional Posbakum Terinovasi dari Posbakum se Indonesia, disusul ditahun 2023 Posbakum PN Gresik merai Juara III Nasional kategori layanan bantuan hukum posbakum se Indonesia.
Bersama YLBH Fajar Trilaksana selaku posbakum yang ditunjuk PN Gresik untuk mengelola Posbakum mendatangai Desa Padeg untuk memberikan penyuluhan hukum dan mensosialisakan pelayanan hukum Gratis pada masyarakat di Pengadilan Negeri Gresik pada Minggu (13/10/2024).
Dihadiri 40 peserta dari warga desa Padeg, kegiatan Posbakum PN Gresik masuk desa juga dihadiri Akbarur Raihan, SH.MH. selaku Panitera Muda Hukum Pengadilan Negeri Gresik, Kades Padeg Iswoyo, Abdul Hamid SPd. selaku Ketua BPD. dan perangkat Desa, RW dan RT, tokoh dan masyarakat pada umumnya.
Kades Padeg Iswoyo mengucapkan terimakasih atas kedatangan Posbakum PN Gresik yang berkenan memberikan sosialisasi tentang pelayanan posbakum secara gratis.
“Kami berharap, masyarakat desa Padeg lebih mudah mendapatkan akses dalam mencari upaya hukum dan keadilan di PN Gresiik,” terangnya.
Sementara itu Panitera Muda Hukum PN Gresik, Akbarur Raihan mengatakan bahwa program Posbakum masuk desa merupakan program andalan kami dan inovasi inilah menjadi parameter terbaik kami sehingga meraih juara Nasional.
“Selain program inovasi posbakum tersebut, untuk memperluas akses informasi layanan hukum gratis ini ada konsultasi melalui Zoom, Kerjasama dengan Media, juga sosialisasi lewat medsos tik tok, IG, Youtube dan tentu layanan offline di Jl. Permata 6 Gresik di area Kantor Pengadilan Negeri Gresik,” jelas Akbar.
Pengelola Posbakum PN Gresik, Fajar Yulianto mengatakan bahwa layanan bantuan hukum Posbakum ini meliputi, Konsultasi Gratis, Penyusunan dokumen sederhana Gratis dan informasi layanan hukum lain yang sifatnya gratis dalam hal pendampingan hukum.
“Hal tersebut merupakan pelayanan hukum gratis tentunya melalui syarat dan ketentuan berlaku, dapat dilayani dengan melampirkan dokumen Surat Keterangan Tidak Mampu dari pejabat yang berwenang atau kartu kartu layanan jaminan sosial dari Pemerintah,” pungkasnya. (him)











