BIDIK NEWS | GRESIK – Peringatan HUT DPC Konfederasi SPSI Kabupaten Gresik ke-46 diwarnai dengan lomba Orasi digedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik.
Sebanyak 7 peserta lomba orasi utusan dari sejumlah serikat dan perusahaan. Dalam orasinya. Peserta rata-rata menyorot soal kesejahteraan buruh yang masih rendah, dan banyaknya buruh yang tak dibayar sesuai ketentuan upah minimum kabupaten (UMK).
Pada acara ini, sejumlah pejabat pemerintah ikut menyaksikan lomba buruh. Di antaranya, Ketua DPRD H. Ahmad Nurhamim, Wabup H. Moh. Qosim, Dandim 0817 Letkol Inf Budi Handoko, Kapolres AKBP Wahyu Sri Bintoro, Ketua DPD Konfederasi SPSI Jatim Achmad Fauzi, Ketua DPC Konfederasi SPSI Gresik Ali Muchsin, dan sejumlah tamu undangan.
Ketua DPC Konfederasi SPSI Kabupaten Gresik, Ali Muchsin mengatakan bahwa
Pada HUT yang bersamaan dengan tahun politik dirinya mengajak para angggota dan buruh untuk tidak Golput. Menurutnya, kesejahteraan buruh dapat diperjuangkan dengan politik. “UU tengang perburuhan adalah hasil politik, ” tegasnya.
Dalam kesempatan ini, Ali Muhsin mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan dari berbagai pihak, seperti Wakil Bupati Gresik, Kapolres Gresik, Dandim 0817 Gresik, Ketua DPRD Gresik, Ketua DPD KSPSI Jatim, Ketua KWG Gresik, Ketua SP/SB Gresik, Kepala BPJS Ketenagakerjaan, Kepala BPJS Kesehatan beserta semua jajarannya pada HUT Konfederasi SPSI ke 46 tahun dan HARPEKINDO 20 Februari 2019 KSPSI Gresik.
Sementara Wabup Moh. Qosim mewakili pemerintah mengucapkan terima kasih kepada SPSI yang selama ini telah turut membantu menciptakan kondusivitas Kabupaten Gresik. “Kami berharap tercipta komunikasi yang baik antara pemerintah dan buruh,” ujarnya.(him)









