PASURUAN I BIDIK. NEWS – Pemkab Pasuruan setiap tahunnya selalu mengalokasikan anggaran untuk pemeliharaan jalan-jalan yang mengalami kerusakan. Hal ini sebagai antisipasi kerusakan jalan untuk secepatnya diperbaiki. P
Seperti tahun ini misalnya. Setidaknya anggaran sebesar Rp 10 miliar telah dialokasikan dan dikucurkan untuk merawat jalan-jalan yang rusak di wilayah Kabupaten Pasuruan.
Kepala Dinas PU Bina Marga dan Bina Kontruksi Kabupaten Pasuruan, Hanung Widya Sasangka mengatakan, biaya besar memang dibutuhkan untuk menangani jalan di Kabupaten Pasuruan. Hal itu tak lepas dari banyaknya ruas jalan yang harus ditangani. Terutama yang mengalami kerusakan tidak terlalu parah skalanya kecil.
“Jalan-jalan tersebut membutuhkan perbaikan. Serta pemeliharaan agar kondisinya menjadi baik,” Jelas Hanung di sela-sela kesibukannya, Rabu (08/02/2023).
Ditambahkan, ada sepanjang 2,3 ribu jalan yang masuk kewenangan Pemkab Pasuruan. Untuk tahun lalu, biaya pemeliharaan jalan mencapai Rp 8 miliar. Hal itu hanya dalam APBD induk 2022. Belum tambahan di P-APBD 2022, senilai Rp 5 miliar.
Dan untuk tahun ini, alokasi sebesar Rp 10 miliar digunakan untuk menangani kerusakan jalan. Khususnya, untuk yang mengalami kerusakan kecil.
“Bukan hanya untuk penanganan jalan. Dana tsb juga, untuk perawatan jembatan ataupun TPT,” Ujar Hanung.
Disinggung kapan mulai penggarapan, Hanung mengungkapkan secepatnya segera dilakukan perbaikan ini. “Yang penting anggaran sudah turun dan tersedia secepat itu pula perbaikan segera dilaksanakan,” Tegas Hanung, sambil menambahkan perbaikan segera dilakukan agar kerusakan tidak semakin parah.
Pria yang selalu optimis ini mengatakan curah hujan memang masih tinggi tapi sebulan lagi curah hujan mungkin sudah berkurang dan kalau anggaran sudah tersedia dinas sudah siap dengan pekerjaan perbaikan.
“Kita optimislah,” pungkas Hanung. (rusdi)











