PASURUAN I bidik.news – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan meminta para pelaku usaha untuk menyisihkan sebagian tanggung jawab sosialnya (CSR) untuk mendukung penghijauan kembali kawasan gundul.
Permintaan ini disampaikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Pasuruan, Syaifudin Ahmad, Selasa (24/2/2026).
Menurutnya, permintaan tersebut bukan tak beralasan. Sebab maraknya alih fungsi hutan menjadi ladang pertanian yang terjadi akhir-akhir ini membuat kondisi ekologis di dataran tinggi Kabupaten Pasuruan kini berada dalam fase yang mengkhawatirkan.
Efek jangka panjangnya jelas memicu pergeseran morfologi lereng yang secara otomatis meningkatkan risiko bencana alam bagi warga di kaki gunung.
“Pemerintah daerah mencatat bahwa hilangnya pohon-pohon besar penyangga tanah telah mengubah struktur geologi di kawasan rawan. Rehabilitasi hutan menjadi harga mati yang harus segera dilaksanakan demi mengembalikan fungsi konservasi lahan yang telah rusak,” katanya.
Sinergi ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan lahan kritis yang selama ini menjadi ancaman nyata saat musim penghujan tiba.
“Pengusaha yang berusaha di wilayah Kabupaten Pasuruan mau tidak mau harus turut bertanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan,” tegas M Nur Kholis Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan ditemui secara terpisah.
Berdasarkan data terbaru tahun 2025, sebaran lahan tandus dan kritis di wilayah Kabupaten Pasuruan menunjukkan angka yang sangat kontras antar kecamatan. Wilayah timur dan lereng pegunungan menjadi titik merah yang memerlukan intervensi pemulihan ekosistem paling mendesak.
Tingkat kerusakan lahan di wilayah Kecamatan Pasrepan dilaporkan menjadi yang paling parah dibandingkan dengan wilayah kecamatan lainnya. Fokus pemulihan hutan akan diprioritaskan pada daerah tersebut guna mencegah dampak lingkungan yang lebih luas bagi masyarakat sekitar.
“Yang paling tinggi Pasrepan, persentase lahan kritis mencapai 75,61 persen,” imbuh Nur Kholis.
Harapan Pemkab Pasuruan semua pelaku usaha mendukung penuh program penghijauan ini. (rusdi)











