NGANJUK – BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Cabang Nganjuk hari ini, Rabu (21/4/2021) menyerahkan santunan kematian kepada ahli waris tenaga kerja non ASN dilingkup Pemkab Nganjuk bertempat di
ruang kerja Wakil Bupati Kantor Pemkab Nganjuk.
Penyerahan simbolis santunan masing-masing diserahkan langsung oleh Kepala Kantor BPJamsostek Kediri Agus Suprihadi,
Kepala BPJamsostek Nganjuk Bisri Yusmadi,
Wakil Bupati Nganjuk Dr.Drs.H.Marhaen Djumadi, S.E, S.H, M.M., M.BA, Kajari Nganjuk Nophy Tennophero Suoth, SH, MH dan Dandim Nganjuk Letkol Inf Georgius Luky Ariesta.
Santunan masing-masing di terima oleh ahli waris dari Alm.Wulan Prihantini non ASN Bappeda Kab. Nganjuk, Alm. Ponidi non ASN Dinas Pendidikan Kab. Nganjuk serta Alm. Deni Pamungkas non ASN Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kab. Nganjuk. Semuanya mendapat santunan kematian sebesar Rp 42 juta dari BPJamsostek Nganjuk.
Agus Suprihadi dalam sambutannya mengatakan, ini untuk menindaklanjuti Inpres No.2 Tahun 2021 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) yang telah disahkan Presiden Joko Widodo.
“Dalam Inpres itu Presiden menegaskan, seluruh pekerja penerima upah (PU), bukan penerima upah (BPU) serta pegawai pemerintah non ASN harus didaftarkan menjadi peserta BPJamsostek,” kata Agus sembari menambahkan, semoga santunan ini bermanfaat dan tenaga non ASN di lingkup Pemkab Nganjuk seluruhnya bisa mendapat jaminan sosial ketenagakerjaan.
Sementara itu Marhaen Djumadi menyampaikan rasa terima kasihnya atas santunan yang diberikan BPJamsostek Nganjuk terhadap tenaga kerja non ASN yang bekerja dilingkup Pemkab Nganjuk.
“Penyerahan santuan kepata tenaga kerja non ASN di Pemkab Nganjuk yang meninggal ini merupakan bentuk kepastian perlindungan dan kesejahteraan sosial dari BPJamsostek bagi masyarakat Kab. Nganjuk,” ungkapnya.











