BANYUWANGI – Pasien positif Covid-19 Banyuwangi kini bertambah 2 orang, sedangkan yang dinyatakan sembuh bertambah lagi 1 orang.
Sehingga, saat ini, total ada 13 kasus Covid-19 di Banyuwangi, di mana 5 orang sembuh, 7 orang perawatan, dan 1 orang meninggal.
Hal itu disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Banyuwangi, dr. Widji Lestariono kepada awak media, Jum’at (12/06/2020).
Menurutnya, untuk pasien ke-12 adalah seorang pria berusia 33 tahun asal Kecamatan Kalipuro, yang bekerja di Pulau Madura. Riwayat yang bersangkutan adalah mobilitas Surabaya, Gresik, Banyuwangi.
”Yang bersangkutan (pasien 12) ini sempat kembali ke Banyuwangi. Namun, saat akan kembali bekerja ke Madura, diwajibkan menjalani PCR oleh perusahaannya. Pasien difasilitasi oleh perusahaannya dan dikumpulkan di Gresik untuk uji swab sebelum diberangkatkan ke Madura. Uji swab dilakukan pada 4 Juni, dan hari ini dinyatakan positif. Pasien diisolasi di RSUD Blambangan,” ujar Rio, sapaan akrab Widji Lestariono.
Pasien 12 ini tidak memiliki gejala kesakitan Orang Tanpa Gejala (OTG). Dinas Kesehatan Banyuwangi telah melakukan penelusuran terhadap kontak eratnya sebanyak 12 orang, yaitu 10 anggota keluarga, 1 tetangga, dan 1 teman.
”Hari ini tim kami melakukan rapid test terhadap 12 orang tersebut,” ujar dokter alumnus Universitas Airlangga tersebut.
Sedangkan pasien ke-13, adalah seorang perempuan dari Kecamatan Muncar yang selama satu bulan terakhir berdomisili di Tegaldlimo. Perempuan ini memiliki kontak erat dengan pasien 08. Pasien 13 juga tidak memiliki gejala sakit apapun alias OTG.
“Dia adalah calon pasangan pasien 08. Sejak pasien 08 dinyatakan positif, perempuan ini juga melakukan isolasi mandiri, dan terus dilakukan pemantauan oleh petugas sambil menunggu hasil uji swab yang keluar hari ini. Saat ini yang bersangkutan sudah dilakukan isolasi di RSUD Genteng untuk pemeriksaan lanjutan dan penanganan penyakitnya. Termasuk pengambilan swab ulangan,” kata dia.
“Kami juga sudah tracing ke kontak erat ke pasien tersebut, ada 7 orang anggota keluarga yang pernah kontak pasien 13. Telah dilakukan rapid test kepada 7 orang itu, hasilnya non-reaktif. Kami akan lakukan rapid test ulang kepada 7 orang itu dalam waktu dekat ini,” imbuh Rio.
Sementara, untuk tambahan pasien sembuh adalah pasien nomor 06. ”Pasien ini dinyatakan positif pada 25 Mei lalu. Setelah itu sudah dua kali swab dan semua negatif,” pungkasnya.











