Petugas teknisi XL Axiata sedang melakukan perbaikan jaringan pasca gempa di Sulteng. Kerja keras siang dan malam sepanjang 2 pekan setelah gempa melanda berhasil memulihkan kembali 100% jaringan di seluruh Sulteng, termasuk Palu dan Donggala. (Foto : Ist)
BIDIK News | PALU – XL Axiata telah merampungkan pemulihan jaringan pasca gempa yang melanda Sulawesi Tengah (Sulteng). Kerja keras siang dan malam sepanjang sekitar 2 pekan setelah gempa melanda telah berhasil memulihkan kembali 100% jaringan di seluruh Sulteng, termasuk Palu dan Donggala. Dengan pulihnya jaringan ini, kini semua pelanggan XL di Sulteng ini bisa kembali mengakses semua layanan XL.
Direktur Teknologi XL Axiata, Yessie D. Yosetya mengatakan, tim XL berhasil memulihkan 100% jaringan di seluruh Sulteng, termasuk Palu, Donggala, dan Sigi yang paling parah terlanda gempa. Kini pelanggan di Sulteng bisa mengakses ke semua layanan, termasuk layanan data dengan kualitas semakin baik.
“Semua BTS yang ada juga telah kembali beroperasi normal. Ini merupakan hasil kerja keras luar biasa dari tim terkait, di mana kami harus menangani banyak sekali aspek teknis maupun non teknis yang terkait. Semua kami lakukan agar masyarakat bisa kembali memanfaatkan layanan XL guna mendukung aktivitas pasca bencana,” ujar Yessie, Sabtu (13/10).
Proses pemulihan jaringan, lanjut Yessie, meliputi perbaikan kabel fiber optic (FO) di seluruh daerah yang terlanda gempa dan tsunami, pemulihan site-site simpul, memobilisasi cluster jaringan di area terdekat dengan lokasi bencana, hingga mengerahkan mobile BTS (MBTS) dari Makassar.
Ada 4 unit MBTS yang kini diperbantukan di Palu.
Sementara itu, untuk mengatasi pasokan listrik, XL juga melakukan koordinasi dengan PLN setempat, mengerahkan genset ke setiap BTS, bahkan memperbaiki genset di BTS-BTS yang sempat rusak karena gempa. Selain itu, karena genset juga membutuhkan pasokan BBM, tim di lapangan juga mengamankan pasokan BBM.
Jaringan XL menjadi satu-satunya jaringan telekomunikasi dan data yang tetap bisa terus beroperasi saat gempa 7,4 SR melanda. Saat itu, meskipun gempa kuat terjadi, pelanggan tetap bisa mengakses layanan XL. Pengelolaan yang baik terhadap infrastruktur jaringan oleh tim teknis XL mampu mempertahankan layanan di tengah bencana alam yang cukup kuat.
Jaringan XL menjadi sarana untuk menyebarkan informasi mengenai kondisi yang terlanda bencana, termasuk dalam format foto dan video. Tim di lokasi membuka sarana telepon gratis di beberapa titik pengungsian agar masyarakat bisa menggunakannya.
Seiring terus membaiknya kualitas jaringan di Sulteng, sejak akhir pekan lalu, XL telah membuka kembali layanan pelanggan, termasuk layanan penjualan. XL Center Palu kembali buka sejak awal pekan ini. Seluruh karyawan XL Center dalam kondisi selamat dari bencana.
Sejak pertama kali dibuka, langsung banyak pelanggan dan masyarakat yang datang untuk membeli kartu SIM baru, serta memulihkan kembali nomornya. Tidak sedikit pelanggan yang ponsel atau smartphone rusak atau hilang saat gempa/tsunami dan ingin mendapatkan kembali nomor lamanya.
Saat ini jaringan di Sulteng ditopang total 400 BTS, termasuk 200 BTS 3G, dan sekitar 80 BTS 4G. Jumlah pelanggan total 342 ribu pelanggan, 15% di antaranya pengguna layanan data. (hari)









