SURABAYA|BIDIK – Mendadak Kediaman Mat Mukhtar, tokoh Masyarakat Surabaya, juga simpatisan PDI Perjuangan, dipenuhi puluhan ibu-ibu dari Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) dan Pemberdaya dan Kesejahteraan Keluarga (PKK).
Mereka datang untuk menyuarakan dukungannya kepada Syaifullah Yusuf (Gus Ipul) untuk maju Pilgub Jatim.
Ketua Muslimat NU Sasi Mulya, akan mendukung Gus Ipul sepenuhnya di putaran pilgub Jatim. Dia juga mengkritisi Menteri Sosial (Mensos) Khofifah menyayangkan bila nanti akan maju di Pilgub Jatim.
“Ibu Khofifah lebih cocok jika tetap menjadi menteri. Karena banyak program dari Kementrian Sosial (Kemensos) yang di anggap meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Indonesia,” Ujar Sasi Mulya di Jalan Bulak Banteng Kidul, Senin (4/8/2017).
ketua PKK Surabaya Hayati memaparkan, bahwa seluruh Ibu – ibu PKK di surabaya setuju klau Ibu Khofifah menjabat sebagai Menteri Sosial dan Gus Ipul yang sudah matang menjadi wakil Gubenur, harus naik menjadi Gubernur Jatim mendatang.
“Kami mendukung Bu Khofifah untuk tetap menjadi menteri dan Gus Ipul (Saifullah Yusuf) yang harus menjadi gubernur Jatim,” paparnya di kediaman Mat Muhktar.
Sementara itu, Mat Muhktar, salah satu Simpatisan PDI Perjuangan mengatakan, pihaknya tidak ingin adanya perpecahan di Muslimat NU. Karena Gus Ipul dan Khofifah merupakan kader NU. Apabila keduanya maju di Pilgub Jatim untuk memperbutkan kursi nomer satu di Jatim maka nantinya NU yang akan rugi.
“Yang saya takutkan apabila NU akan terpercah menjadi dua kubu. Yang akan menguasai Jatim adalah orang lain. Padahal yang berperan membangun negeri ini salah satunya adalah umat NU,” Katanya.
Ia menambahkan, seluruh element masyarakat di Jatim akan selalu mendukung Khofifah untuk menjadi Menteri Sosial karena masih dibutuhkan di Indonesia. Dan Untuk Gus Ipul harus menjadi Gubernur Jatim karena rakyat sudah menanti pesta demokrasi di Jatim,” tutup Mat mukhtar. Riz





