GRESIK. Semakin marak peredaran virus corona di wilayah Kabupaten Gresik sehingga beberapa wilayah dilakukan PSBB, namun geliat ekonomi kemasyarakatan mesti tetap jalan sehingga kelangsungan kehidupan keluarga tetap berjalan, demikian disampaikan Ketua MUI Kec Kebomas H Munhamir saat menyerahkan masker ke PKL di Kantor Kecamatan Kebomas, Rabu (22/4).
” Kita harus tetap mengikuti petunjuk dari pemerintah dengan jaga jarak dan memakai masker saat di luar rumah, namun demikian bagi PKL yang menjajakan dagangan di wilayah Kebomas, mereka sudah mengaku sepi pembeli, bahkan masker kadang ada yang hanya punya 1 saja, sehingga ketika di cuci, ya saat jualan tidak memakai masker,” ujar H Munhamir seusai penyerahan masker.
Lebih lanjut dikatakan bahwa pengurus MUI merasa trenyuh dengan pedagang PKL yang menjajakan dagangannya, namun ada yang saat berdagang masih belum memakai masker,
Setelah rapat kilat disepakati pihak MUI Kecamatan Kebomas masing masing personal urunan dan di belikan 500 nasker dengan tulisan ” MUI Kebomas ” . antusiasme dari pengurus dan anggota lumayan bagus, ternyata pihak BUMN juga melirik dengan ikut menyumbang 1.000 masker, juga ada logo MUI dan logo perusahaan penyumbang.
Mat Toha kordinator PKL di lingkup Jl Kapten Dulasim mengaku gembira dengan pemberian masker ini,” Selama ini, PKL yang mangkal di Jl Katen Dulasim adalah pedagang yang dapat untung habis dimakan hari itu, kalau tidak jualan dalam 2 minggu, modal utama jualan sudah habis buat makan,” jelasnya.
Supinah PKL di Jl Sunan Giri juga mengaku senang menerima pembagian masker,” Kalau kami harus menbeli masker yang harganya di atas 5.000 . mending buat beli beras untuk makan keluarga kami, semoga ada bantuan yang bisa meringankan beban hidup kami,” ujarnya singkat penuh harap. ( ali)











