SURABAYA l bidik.news – Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur, Harisandi Savari, memberikan apresiasi penuh terhadap arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, terkait pentingnya pemenuhan perlengkapan dan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah Indonesia. Ia menegaskan bahwa arahan tersebut harus dijadikan pemicu bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur untuk merancang strategi pembangunan yang lebih inklusif.
Harisandi menyoroti bahwa visi pemerataan infrastruktur ini merupakan tantangan bagi Pemprov Jatim untuk tidak lagi menjadikan kawasan perkotaan sebagai satu-satunya pusat pembangunan. Komisi D DPRD Jatim mendesak agar pemerintah daerah bekerja lebih keras untuk menjangkau daerah-daerah pelosok dan kepulauan yang selama ini kerap tertinggal.
“Perlengkapan infrastruktur di setiap daerah seperti yang disampaikan oleh Bapak Presiden Prabowo tadi, ini menjadi momentum bagaimana pemerintah provinsi mampu berpikir keras. Terutamanya (untuk) daerah-daerah kepulauan yang tertinggal,” ujar Harisandi pada Jumat( 14/8/2026 ).
Lebih lanjut, Bang Haris sapaan akrabnya tersebut secara khusus menyebut kawasan Madura dan kepulauan di sekitarnya sebagai wilayah prioritas yang sangat membutuhkan intervensi infrastruktur. Menurutnya, pembangunan yang memadai di wilayah tersebut akan langsung berdampak pada perbaikan kualitas hidup masyarakat setempat.
“Bagaimana tidak hanya di kota-kota besar yang menjadi objek dan tujuan utama dalam peningkatan infrastruktur ini, (tetapi) juga menyentuh kepada daerah-daerah yang tertinggal seperti Madura dan Kepulauan,” tegas Bang Haris asal Dapil Madura .
Mengakhiri pernyataannya, Harisandi sepakat dengan pandangan Presiden Prabowo bahwa infrastruktur adalah urat nadi utama yang menentukan arah pertumbuhan ekonomi. Ia mengingatkan kembali bahwa kesejahteraan masyarakat Jawa Timur sangat bergantung pada keberanian dan ketegasan pemerintah provinsi dalam meratakan pembangunan.
“Jadi apa yang disampaikan Pak Prabowo, saya memang apresiasi betul. Bahwa pemerintahan dan pertumbuhan yang mempengaruhi kesejahteraan masyarakat menjadi hal yang kunci, bagaimana pemerintah provinsi berpikir keras,” pungkas Anggota Fraksi PKS DPRD Jatim. ( Rofik )












