GRESIK – Kebersihan pribadi diajarkan sejak dini bagi keluarga muslim dan muslimat. Bagi anak laki-laki diwajibkan memotong sebagian daging yang menutupi kepala kemaluan. Kalau tidak dipotong maka saat bersuci kurang sempurna, demikian diungkap Ketua Lazis PJB Gresik, Setiawan usai pelaksansan khitan di WEP, Kamis (23/12).
” Meski ini adalah tanggung jawab para orang tua, namun dari kalangan warga masyarakat kelas bawah, banyak yang belum menghitankan anaknya karena pertimbangan biaya. Seperti biaya tenaga medis, obat obatan dan juga termasuk perlengkapan pendukung, untuk itu kami hadir” jelasnya.

Khitan bagi masyarakat umum inj, dijadwalkan saat libur semester dengan menggandeng pihak ketiga, yakni Nurul Hayat yang mengkoordinasi peserta khitan, lokasi, dan para medis, termasuk hadiah bagi peserta khitan. Untuk khitan massal secara gratis ini diikuti sebanyak 108 anak.
Dari Yayasan Riyadul Jinan mengirimkan beberapa anak yatim yang menjadi binaannya untuk dilakukan khitan.
” Anak yatim binaan kami yang diikutkan khitan hari ini, diarak dari rumah hingga ke tempat khitan. Terlihat wajah senyum anak yatim yang mendapatkan fasilitas khitan secara gratis, ” jelas Etik Atiyah. (Ali)











