SIDOARJO | BIDIK.NEWS – Festival Pelatihan Vokasi 2022 digelar Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas/BPVP Sidoarjo. Kegiatan yang akan berlangsung selama 5 hari di BPVP Sidoarjo tersebut dibuka Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor S.IP, Senin (17/10/2022).
Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor menekankan daya struggle atau daya berjuang yang kuat dalam dunia industri. Daya struggle yang kuat harus dimiliki pekerja Sidoarjo. Hal itu penting dimiliki disamping kapasitas serta keahlian atau skil, karena persaingan kerja saat ini semakin kuat.
“Jadi bukan hanya kapasitas, bukan keahlian, bukan hanya skil, tapi mentalnya harus dicetak menjadi mental petarung untuk dapat memasuki dunia industri,” ucapnya.
Gus Muhdlor sapaan akrabnya menambahkan, daya struggle akan membentuk karakter dan budaya kerja seseorang. Bila itu dimiliki, Ia yakin etos kerja yang tahan banting akan ada pada pekerja Sidoarjo. Oleh karenanya, daya struggle seperti ini yang saat ini harus di dorong.
Dalam kesempan yang sama, Pemkab Sidoarjo menggandeng BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Cabang Juanda untuk memberikan perlindungan dan jaminan sosial kepada masyarakat, khususnya para pekerja di wilayah itu.
Sebagai salah satu wujud komitmen melindungi masyarakat, dalam kegiatan itu, BPJamsostek Cabang Juanda berkomunikasi langsung dengan Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor S.IP.
“Terkait jaminan sosial dan tenaga kerja, sekarang sudah ada instruksi Presiden (Inpres) mengenai ini. Hal tersebut merupakan bukti negara hadir untuk rakyatnya,” ujar Gus Muhdlor.
Ia berharap, kolaborasi antara Pemkab Sidoarjo dan BPJS Ketenagakerjaan dapat terus ditingkatkan dalam upaya memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.
Rudi Susanto Kepala BPJamsostek Cabang Juanda menghimbau pada perusahaan, khususnya di Kab. Sidoarjo untuk segera mendaftarkan seluruh pekerjanya ke BPJamsostek. Termasuk juga kepada pekerja mandiri untuk segera mendaftarkan diri.
“Perlindungan ini sangat penting bagi setiap pekerja. Tidak hanya pekerja formal, tapi juga pekerja mandiri atau bukan penerima upah (BPU). Kita tidak tahu risiko yang akan menimpa, tetapi bila sudah terlindungi, kita bekerja pun merasa aman,” ujar Rudi.











