SAMPANG | bidik.news – Warga Desa Kedungdung, Kabupaten Sampang, mengeluhkan kondisi jalan poros penghubung antara Desa Kedungdung dan Desa Tambelengan yang rusak parah. Kerusakan jalan tersebut kerap menyebabkan kecelakaan, terutama saat musim hujan, karena jalan menjadi licin dan membahayakan pengendara roda dua.
Sebagai bentuk protes, warga menanam pohon pisang di tengah jalan rusak tersebut. Aksi itu dilakukan karena kekecewaan masyarakat terhadap lambatnya penanganan dari pemerintah.
“Saya sangat prihatin melihat kondisi jalan ini. Jalan ini satu-satunya akses utama warga untuk aktivitas sehari-hari, termasuk untuk kepentingan ekonomi,” ujar Abdul Kholik, salah satu pengguna jalan, saat dikonfirmasi.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Sampang, khususnya Bupati H. Slamet Junaidi dan dinas terkait, termasuk pemerintah provinsi dan pusat, segera turun tangan memperbaiki kerusakan jalan tersebut.
“Kalau malam, sering terjadi kecelakaan. Banyak pengendara jatuh karena kondisi jalan yang berlubang dan licin,” tambah Abdul Kholik.
Warga berharap ada tindakan cepat dari pemerintah agar akses vital ini kembali aman dan nyaman dilalui.










