SURABAYA |Plt Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim, Hudiono didampingi Sekretaris Ramliyanto meresmikan patung ikon Pahlawan Ki Hajar Dewantara di halaman kantor Dindik Jatim di Jl. Genteng Kali, Surabaya, Jumat (1/11/2019) pagi.
Sosok Ki Hajar Dewantara, dimata Hudiono adalah pahlawan di bidang pendidikan. Menurutnya, banyak sekali hal-hal diwariskan, baik dalam bentuk tata kelola, prinsip pendidikan, filosofi pendidikan yang harus diteladani. “Di dalamnya terkandung nilai-nilai luhur yang diwariskan bagi dunia pendidikan,” ujarnya.
Sementara Ramliyanto menambahkan, berbagai filosofi yang dikeluarkan oleh Ki Hajar Dewantara harus ditafsirkan dengan kondisi terkini. Sehingga mungkin akan ada tafsir milenial terhadap filosofi Ki Hajar Dewantara.
“Yang namanya ikon itu selalu memberikan spirit agar kita bisa meneladani. Atau meniru dan memahami apa yang diperjuangkan oleh Ki Hajar Dewantara. Jadi, dimana-mana, yang namanya tetenger, kita diajarkan memberikan penanda, bahwa kita akan melanjutkan perjuangannya,” tegasnya.
Untuk proses pembuatan patung Ki Hajar Dewantara, kata Ramliyanto, memakan waktu 3 bulan, dimana pembuatannya dimulai pertengahan bulan Juli. “Pembuatannyapun dilakukan di tempat berbeda, untuk pondasi dibuat di halaman kantor Dindik Jatim. Sedangkan patung dibuat oleh pemahat di luar Surabaya. (hari)











